Atlit Panjat Tebing Tanbu Mampu Bersaing di Tingkat Internasional

Tepatnya pada bouldering internasional di Bali yang digelar di pada 12 - 14 februari 2016 lalu bisa masuk 20 besar dari 9 Negara

Atlit Panjat Tebing Tanbu Mampu Bersaing di Tingkat Internasional
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Atlit Tanbu Ismail Ramadhani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pemanjat dinding Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel) ternyata mampu bersaing di kompetisi Internasional. Pasalnya, atlit Tanbu berada dalam 20 besar dari 9 negara.

Meski bertahun-tahun pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Tanahbumbu tidak memiliki fasilistas. Namun, tak disangka prestasinya bisa sampai ke lomba internasional.

Tepatnya pada bouldering internasional di Bali yang digelar di pada 12 - 14 februari 2016 lalu bisa masuk 20 besar dari 9 Negara yang bertanding. Bahkan banyak pemanjat yang masuk PON justru dibawah atlet FPTI Tanbu.

Dua atlit Tanbu yang mengikuti yaitu Ismail Ramadhani dan Ahmad Yani sekaligus sebagai pelatih mampu bersaing. Bahkan banyak pemanjat top dibawah pemanjat Tanbu.

Ahmad Yani hanya sampai dibabak penyisihan dan Ismail Ramadhani melaju ke babak Semifinal di peringkat 15. Bahkan saat itu, pemanjat juara PON, Dennis Chua asal Singapura berada dibawahnya.

"Meski tanpa fasilitas di Tanbu, kami masih bisa membuktikannya. Pemanjat kalsel saja tidak ada yang masuk pada kejuaran internasional itu kecuali Ismail Ramadhani," ujar Ahmad Yani selaku pelatih yang juga berpartisipasi pada lomba tersebut di Bali.

Begitu juga pada Porprov 2014 di Martapura, pemanjat Tanbu mampu membuktikan dengan meraih banyak emas di kategori boulder, lead dan speed.

"Hanya satu harapan kami sekarang ini, agar pemda bisa membangunkan fasilitas berupa dinding panjat agar atlitnya bisa latihan seperti atlit lain yang memiliki dinding panjat,"harapnya.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved