Dari Bisnis Togel di Banua, Dalam Sehari Fredy Raup Keuntungan Minimal Rp 60 Juta

Akhir 2013 lalu, seorang bandar besar judi di Kalsel, Candra Sanjaya alias Bacan ditangkap polisi dengan barang bukti ‘uang haram’ Rp 380 juta

Dari Bisnis Togel di Banua, Dalam Sehari Fredy Raup Keuntungan Minimal Rp 60 Juta
istimewa via banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Fredi dan barang bukti berkas judi togel di depan penyidik Polda Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Akhir 2013 lalu, seorang bandar besar judi di Kalsel, Candra Sanjaya alias Bacan ditangkap polisi dengan barang bukti ‘uang haram’ Rp 380 juta.

Namun, penangkapan itu tidak lantas mematikan bisnis judi jenis togel (toto gelap) atau kupu (kupon putih) yang dikendalikan Bacan. Pasalnya, ‘kerajaaan bisnisnya’ sudah diwariskan ke salah satu anaknya, Fredy Sanjaya alias Ferry.

Informasi yang dihimpun BPost menyebutkan, di tangan Fredy yang masih berusia di bawah 30 tahun, bisnis itu justru berkembang bahkan lebih menggurita ke daerah-daerah di Kal­sel. Jaringannya ada di mana-mana. Keuntungan sehari yang bisa diperoleh dia, minimal sekitar Rp 60 juta. Kabarnya pula, Fredy telah melebarkan sayap bisnisnya ke judi online sehingga jaringannya tidak hanya beraksi di Banua.

Polisi bukannya tidak tahu bisnis yang dijalankan Fredy. Kabarnya pria itu sudah lama dimasukkan ke daftar pencarian orang alias berstatus buron. Namun, baru bulan ini dia bisa dibekuk. Dia ditangkap oleh tim yang dipimpin Kanit Resmob Polda Kalsel, AKP Arief Prasetya, pekan lalu

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Senin (29/2/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved