Gubernur Sahbirin Angkat 7 Staf Khusus, Akui Tak Sanggup Tangani Kalsel Sendirian

Sahbirin menyatakan tim tersebut sebagai penyeimbang dan pemberi masukan dan pertimbangan kepada dirinya sebelum menjadi sebuah keputusan.

Gubernur Sahbirin Angkat 7 Staf Khusus, Akui Tak Sanggup Tangani Kalsel Sendirian
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat latihan menembak beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengangkat tujuh staf khusus dari kalangan akademisi dan mantan birokrat untuk membantunya dalam mengambil berbagai keputusan selama memimpin Kalsel.

Keputusan Sahbirin mengangkat tim khusus tersebut begitu cepat menyebar di kalangan pejabat Pemprov Kalsel.

Ketujuh staf khusus tersebut adalah, mantan Bupati Tabalong yang juga politisi Partai Golkar Kalsel H Noor Aidi (ketua tim), pengamat hukum pidana ULM Banjarmasin, H Syaifuddin, pengamat politik Fisip ULM Apriansyah, pengamat kebijakan publik Fisip ULM Taufik Arbain, mantan Sekdako Banjarmasin Zulfadli Gazali, Agus Mawardi dan Rizal Akbar.

Saat dikonfirmasi soal pengangkatan tujuh staf khusus itu, Sahbirin menyatakan tim tersebut sebagai penyeimbang dan pemberi masukan sebelum menjadi keputusan.

“Tim khusus itu bagian dari yang pernah saya sampaikan saat di KPU Kalsel beberapa waktu lalu. Peran akademisi, dan ahli itu sangat penting dalam pemerintahan khususnya sebagai penyeimbang. Salah satu bentuknya yang saya bentuk ini,” katanya dengan nada serius.

Bahkan dengan sadar Paman Birin mengatakan jika dirinya tidak bisa menangani Kalsel sendirian. Oleh karena itu, perlu bantuan dari para ahli di bidangnya masing-masing untuk mendukung jalannya pemerintahan dan pengambilan keputusan yang tepat.

“Itulah salah satu fungsinya tim ini. Karena saya tidak mungkin berjalan sendiri dalam menjalankan pemerintahan, termasuk dalam membuat kebijakan strategis,” paparnya.

Staf Khusus Gubernur Kalsel:

- H Noor Aidi (mantan bupati Tabalong, Politisi Partai Golkar
- H Syaifuddin (Pangamat Hukum Pidana ULM)
- Apriansyah (Dosen, Pengamat Politik Fisip ULM)
- Taufik Arbain (Dosen, Pengamat Kebijakan Publik Fisip ULM)
- Zulfadli Gazali (mantan Sekdako Banjarmasin)
- Agus Mawardi.
- Rizal Akbar.

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help