Enjoy Banjarmasin

Ada Fosil Paus Seberat 300 Ton di Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru

Museum ini menyimpan banyak koleksi benda bersejarah tentang masa-masa pra sejarah, kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Kalimantan Selatan dan jejak

Ada Fosil Paus Seberat 300 Ton di Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru
banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal
Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru. 

Link video:

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Museum Lambung Mangkurat merupakan sebuah museum kebanggaan warga Kalimantan Selatan.

Museum ini menyimpan banyak koleksi benda bersejarah tentang masa-masa pra sejarah, kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Kalimantan Selatan dan jejak penjajahan Belanda.

Museum ini berarsitektur rumah Banjar Bubungan Tinggi.

Bangunannya terdiri dari dua tingkat.

Di tingkat pertama dipenuhi koleksi benda berupa replika peninggalan kejayaan agama Hindu seperti sisa-sisa patung Nandi, replika Nandi, replika patung Dewa Syiwa sebagai Batara Guru, pecahan patung Batara Guru, patahan Lingga, alas patung dan replika Lingga Yoni.

Semua benda ini berasal dari situs Candi Laras, sebuah candi peninggalan kerajaan Hindu yang pernah berkuasa di Kalimantan Selatan ratusan tahun lalu yang ditemukan di Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Menurut sejarahnya, candi ini dibangun pada 1300 masehi oleh Jimutawahana yang merupakan keturunan Dapunta Hyang dari Kerajaan Sriwijaya yang berada di Sumatera Selatan.

Ada juga benda-benda peninggalan pra sejarah seperti peralatan sehari-hari.

Masuk lagi ke dalamnya, ada beragam senjata yang pernah digunakan oleh rakyat Banjar untuk melawan penjajah Belanda.

Halaman
1234
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved