Hah? Labora Sitorus Masih Berstatus Polisi Aktif, Ini Alasan Kepolisian

Terpidana kasus pencucian uang Labora Sitorus hingga saat ini masih menjadi anggota kepolisian.

Hah? Labora Sitorus Masih Berstatus Polisi Aktif, Ini Alasan Kepolisian
KOMPAS. com/Indra Akuntono
Aiptu Labora Sitorus, Anggota Polres Raja Ampat, Papua, yang diduga memiliki rekening gendut sebesar Rp 1, 5 triliun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Terpidana kasus pencucian uang Labora Sitorus hingga saat ini masih menjadi anggota kepolisian.

Pria berpangkat ajun inspektur polisi satu (aiptu) ini baru akan dicopot statusnya saat perkaranya berkekuatan hukum tetap.

"Belum, kalau sudah ada keputusan yang tetap," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Pol Agus Rianto, Selasa (15/3/2016).

Setelah ada keputusan berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung (MA), Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian akan melakukan sidang komisi kode etik. Setelah itu, baru diputuskan pemberhentian Labora.

"Nanti rekomendasi pemberhentian dengan tidak hormat," kata Agus.

Labora menyerahkan diri setelah buron selama empat hari. Sebelumnya, pria yang memiliki rekening Rp 1,5 triliun itu telah mendapat vonis hakim 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 5 miliar pada 17 September 2014.

Saat ini, dia ditahan di sel isolasi khusus di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Cipinang. Labora merupakan terpidana kasus tindak pidana pencucian uang karena kepemilikan dana di rekening bank sebesar Rp 1,5 triliun.

Selama ini, Labora mengaku sakit dan menyalahgunakan izin berobat agar dapat kembali ke rumahnya.

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved