Meminimalisir Pemadaman, PLN Kalselteng Datangkan Mesin dari Bali dan Riau

"Begitu selesai Pilkada, begitu ada gangguan dan memperbaikinya membutuhkan waktu dua minggu, maka sekalian langsung kami lakukan overhoul,"

Meminimalisir Pemadaman, PLN Kalselteng Datangkan Mesin dari Bali dan Riau
utusanriau.com
ilustrasi listrik padam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rombongan PT PLN Kalselteng berkunjung ke kantor BPost Group Jalan As Musaffa No 16 Kota Banjarmasin, Selasa (13/3). Tujuan kedatangan selain bersilaturahmi juga menginfokan kondisi pembangkit saat ini.

Kunjungan langsung dipimpin GM PT PLN Kalselteng, Purnomo bersama Manager Area PT PLN Banjarmasin, Taufan Rahardjo serta jajaran diterima Pemimpin Umum BPost Group, HG (P) Rusdi Effendi AR, Pemimpin Perusahaan, A Wahyu Indriyanta serta jajaran.

Purnomo mengatakan, selama ini pembangkit yang ada di Asamasam selama tiga tahun belum pernah overhoul. Pada akhir 2015 lalu, pihaknya tidak bisa melakukan overhoul karena terkendala penyelenggaraan Pilkada di Kalsel dan Kalteng.

"Begitu selesai Pilkada, begitu ada gangguan dan memperbaikinya membutuhkan waktu dua minggu, maka sekalian langsung kami lakukan overhoul," katanya.

Ditegaskan Purnomo, pihaknya tidak tinggal diam. PT PLN Kalselteng melakukan upaya agar meminimalisir pemadaman.

Salah satunya adalah merelokasi mesin PLTD dari Bali dan Riau. Mesin PLTD dari Bali berkapasitas 30 MW saat ini sedang proses install di PLTD Sektor Barito di Jalan Ir Pangeran H M Noor Banjarmasin.

Selanjutnya merelokasi mesin PLTD dari Riau berkapasitas 20 MW, juga nantinya ditempatkan di lingkungan PLTD Sektor Barito. Pihaknya menargetkan pada akhir Maret ini ada tambahan daya 50 MW dan masuk sinkronisasi dengan sistem kelistrikan Kalselteng.

Upaya merelokasi dua mesin PLTD itu dikarenakan saat ini masih berlangsung pemeliharaan PLTU Unit 2 Asamasam. Mesin-mesin itu memback up pemeliharaan di PLTU Asam, begitu selesai Unit 2, pemeliharaan dilanjutkan pada Unit 4 sampai akhir bulan.

"Semua ini agar pada bulan puasa tahun ini mesin sehat," imbuh Purnomo diamini Taufan Rahardjo.

Pihaknya mengharapkan pembangunan pembangkit di Pulang Pisau cepat selesai, sehingga bisa masuk sistem kelistrikan di Kalselteng. Saat ini sementara menunggu dan adanya mesin PLTU yang overhoul, pihaknya menjalankan rumus dua hari nyala satu hari padam.

"Kami juga mencari perusahaan pembangkit milik swasta. Saat ini sudah dapat tambahan 5 MW dari Batulicin, salah satu pabrik di Pelaihari ada 2 MW saat ini masih terus kami kejar dan dari Conch di Tabalong sebesar 10 MW juga masih berproses," jelasnya.

Ditegaskan Purnomo bahwa PT PLN Kalselteng tidak menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Terus mendorong agar mesin di Pulang Pisau cepat selesai.

Pemimpin Perusahaan BPost Group, A Wahyu Indriyanta mengakui pihaknya seringkali menerima keluhan atas pemadaman yang terjadi. Mulai dari kalangan ibu rumah tangga sampai pengusaha.

"Ibu-ibu mengeluhkan pemadaman, karena anaknya di rumah tidak bisa belajar. Sedangkan dari dunia usaha, pemadaman yang terjadi lama maka mengakibatkan mesin genset jebol," katanya.

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved