Banjarmasinpost Edisi Cetak

Waduh Ikan Milik Siapa Nih yang Dijual Kapolda Kalsel Sampai 73 Ton?

Para nelayan tradisional di Pulausembilan, Kotabaru, sudah lama cemas

Waduh Ikan Milik Siapa Nih yang Dijual Kapolda Kalsel Sampai 73 Ton?
banjarmasinpost.co.id
Banjarmasin Post edisi cetak hari ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabar banyaknya aksi penjarahan ikan oleh nelayan dari luar di wilayah perairan Kalsel, benar adanya.

Tiga kapal nelayan asal Jawa Tengah dipergoki jajaran Direktorat Polair Baharkam Polri menangkap ikan di perairan Kabupaten Kotabaru dan Tanahlaut, Minggu (13/3/2016) dinihari.

Ketiga kapal berisi puluhan ton ikan langsung diamankan kapal patroli Kutilang Ditpolair Baharkam Polri. KMN Karya Sakti 01, KM Puji Manunggal 08, dan KMN Soyo Barokah ditarik ke Pelabuhan Ikan Banjarraya, Banjarmasin.


Kapolda Kalsel Brigjen Pol Agung Budi saat meninjau

Para nelayan tradisional di Pulausembilan, Kotabaru, sudah lama cemas akibat beroperasinya kapal nelayan dari luar di perairan mereka.

Pasalnya, kapal-kapal dari luar menggunakan alat tangkap cantrang. Bahkan tidak jarang menggunakan bom.

Kapolda Brigjen Agung Budi Maryoto saat meninjau kapal yang ditangkap, Senin (14/3/2016), mengatakan ketiga kapal nelayan itu ditangkap Minggu (13/3/2016) oleh kapal Kutilang yang melakukan patroli. Saat itu aparat melihat KM Karya Sakti dan KM Surya Barokah berada di wilayah Perairan Matasiri, Kabupaten Kotabaru

"Mereka kedapatan memakai alat tangkap cangkrang yang dilarang. Alat itu tak sesuai dan dilarang sesuai peraturan menteri (Permen) No 2 tahun 2004. Tentang larangan alat penangkapan ikan," ujarnya.

Lengkapnya baca harian Banjarmasin Post hari ini, Selasa (15/3/2016)) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Baca juga berita menarik tentang hukum, kriminalitas, sosial, budaya, pendidikan, selebritas, seputar Banjarbaru dan Martapura di Harian Metro Banjar hari ini, Selasa (15/3/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help