Didepak Yen, Dollar Turun Tajam

Bursa saham AS berakhir rendah pada Selasa (15/6/2016), namun beralih menjauhi sesi level terendah karena lemahnya harga minyak memicu aksi jual di

Didepak Yen, Dollar Turun Tajam
wartakota
Kasir menunjukan uang dollar Amerika di tempat penukaran uang asing PT Ayu Masagung, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015). Nilai tukar rupiah hari ini mengalami koreksi harian terparahnya di 2015. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Analis and Research Monex menganalisis dollar turun tajam terhadap yen pada Selasa (15/6/2016) karena lemahnya data penjualan retail AS membuat investor memburu aset haven ketika harga minyak yang anjlok dan pasar ekuitas global berbalik rendah.

Bursa saham AS berakhir rendah pada Selasa (15/6/2016), namun beralih menjauhi sesi level terendah karena lemahnya harga minyak memicu aksi jual di saham energi dan material.

Harga emas berjangka turun untuk sesi ketiga beruntun pada Selasa, berakhir di level terendah dalam dua pekan, dengan investor berhati-hati sehari menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve AS.

Harga minyak berakhir di level terendah dalam lebih dari sepekan pada Selasa, karena harapan untuk adanya koordinasi untuk membatasi output diantara negara-negara produsen utama terus memudar.

Data ekonomi hari ini adalah Average Earnings Index 3m/y, Claimant Count Change Unmployment Rate dan Annual Budget Release dari Inggris, Manufacturing Sales m/m dari Kanada, Building Permits, CPI m/m, Core CPI m/m, Crude Oil Inventories, FOMC Funds Rate serta FOMC Statement dari A.S.

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved