Uang Kuno Rp 5.000 ini Sekarang Sangat Langka, Dulu Hanya Dimiliki Orang Kaya

Pasar Sentra Antasari di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin menjadi pusat penjualan mata uang asing dan kuno sejak lama.

Menurut ceritanya, dulu uang ini hanya bisa dimiliki para orang kaya.

"Uang Rp 5.000 dulu sangat mahal. Cuma dimiliki orang kaya, yang kalangan menengah ke bawah paling-paling pegang uang satu sen, Rp 50 rupiah," katanya.

Di masa lalu, uang senilai ini diperkirakan bisa membeli sebuah kendaraan bermotor.

"Kalau dulu punya uang sebanyak ini sudah bisa dikatakan kaya raya. Kalau sekarang mungkin setara dengan puluhan juta rupiah. Bisa beli sepeda motor atau mungkin mobil," sambungnya.

Saking langkanya, sekarang uang ini dihargai Rp 500 ribu per lembar.

Kalangan penjual atau kolektor uang kuno pun, katanya, mengeluhkan susah mencari uang tersebut.

"Pertama karena sudah tidak lagi diproduksi dan tidak berlaku sekarang. Alasan kedua, barangnya di pasar susah, makanya langka dan harganya mahal," sebutnya.

Tinggi atau rendahnya harga uang kuno juga ditentukan oleh kondisi kertasnya dan nilai sejarahnya.

"Biasanya, biar sudah lusuh tetapi kalau asli dan gambarnya pahlawan seperti Jendral Sudirman atau Presiden Soekarno, biasanya mahal. Tetapi kalau yang tidak ada gambar pahlawannya, walau kondisinya masih bagus biasanya lebih murah," katanya.

Sementara uang Rp 5.000 ini, dikategorikan langka karena ada nilai historisnya sehingga menjadi daya jual tersendiri, yaitu karena ini uangnya orang kaya tempo dulu.

Halaman
123
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help