Agar Wajan Antilengket Yang Digunakan Tidak Menimbulkan Masalah Kesehatan, Ikuti Cara Ini

Alat masak antilengket menjadi salah satu benda wajib di setiap dapur. Produk ini memang laris, bahkan bukan cuma wajan, tetapi juga panci

Agar Wajan Antilengket Yang Digunakan Tidak Menimbulkan Masalah Kesehatan, Ikuti Cara Ini
net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Alat masak antilengket menjadi salah satu benda wajib di setiap dapur. Produk ini memang laris, bahkan bukan cuma wajan, tetapi juga panci hingga penanak nasi kini menggunakan pelapis antilengket.

Walau alat masak antilengket memiliki banyak keunggulan, misalnya saja permukaannya mudah dibersihkan dan memakai sedikit minyak saat memasak, tetapi masih terselip kekhawatiran akan keamanannya bagi kesehatan.

Berbagai penelitian mengenai keamanan produk berlapis antilengket telah dilakukan. Secara umum para pakar menyimpulkan produk ini aman, tetapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Menurut Robert L.Wolke, Ph.D, profesor kimia dari Universitas Pittsburgh, selama alat masak itu tidak dipanaskan dalam suhu sangat tinggi maka aman.

Penggunaan suhu tinggi bisa memecah partikel di dalam alat masak antilengket dalam skala partikel. Akibatnya, zat-zat bersifat toksik bisa saja terlepas dan tercampur dalam makanan.

"Ada sejumlah bahan yang terkandung dalam produk antilengket dan bisa terdekomposisi jika dipanaskan dalam suhu tinggi," kata Wolke seperti dikutip dari situs webMD.

Suhu tinggi yang dipakai maksimal adalah 260 derajat celcius. Pada suhu ini akan mulai terjadi penguraian dan zat kimia dilepaskan. Efek paling berbahaya dari zat-zat tersebut adalah memicu kanker.

Menurut dr.Lady Kumala Dewi dari RS.Kanker Dharmais Jakarta, alat masak antilengket yang lapisannya mudah mengelupas bisa membuat zat-zat kimia atau alumunium menempel di makanan. Lapisan yang mengelupas juga dapat menyebabkan karat atau jamur.

"Selain memicu kanker juga bisa memengaruhi fungsi liver dan fungsi kognitif," ujarnya acara peluncuran Lock&Lock Hard & Light di Jakarta (17/3/2016).

Meski demikian, ia menyatakan bahwa ada banyak faktor yang memicu kanker. "Di Indonesia, sekitar 50 persen pemicu kanker adalah faktor genetik, selain juga gaya hidup dan pola makan," kata Lady.

Selain mengatur suhu api saat memasak, sebaiknya pilih alat masak antilengket yang memiliki lapisan teknik pelapisan yang baik sehingga tidak mudah mengelupas.

Cara lainnya adalah menghindari penggunaan perkakas dari metal saat menggoreng atau memasak karena bisa membuat lapisan mengelupas. Gunakan bahan kayu atau plastik.
Sebaiknya ganti wajan atau panci yang lapisan antilengketnya mulai mengelupas.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved