Upaya Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Negara Terkendala Arus Deras

Saat korban tercebur ada tetangga yang melihat dan langsung mencari pertolongan. Diketahui lelaki berstatus duda ini tidak bisa berenang.

Upaya Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Negara Terkendala Arus Deras
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Warga memenuhi jembatan Paliwara Amuntai HSU untuk menyaksikan pencarian korban tenggelam di Sungai Negara, Senin (28/3/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Korban tenggelam di Sungai Negara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Leo Pratama (30) hingga Senin (28/3) malam belum juga ditemukan oleh tim pencari. Warga Kelurahan Paliwara, Amuntai, diperkirakan terjatuh dan tenggelam di sungai berarus deras tersebut, sekitar pukul 15.00 Wita.

Berdasar informasi, saat itu berniat mandi di lanting tak jauh dari rumahnya, Leo terpeleset dan tercebur ke Sungai Negara. Beberapa hari terakhir air sungai Negera pasang akibat kiriman air dari sungai Tabalong dan sungai Balangan.

Saat tercebur ada tetangga yang melihat dan langsung mencari pertolongan. Diketahui lelaki berstatus duda ini tidak bisa berenang.


banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
TIM gabungan melakukan pencarian di Sungai Negara,HSU.

Tim SAR, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten HSU, Orari lokal Amuntai, Tagana Dinas Sosial Kabupaten HSU, dan beberapa barisan pemadam kebakaran (BPK) ikut melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan menyisir sungai sejauh lima kilometer dari lokasi kejadian. Tim pencarian menggunakan berbagai peralatan di antaranya perahu karet dan speedboat. Penyelam tradisional alias manual tanpa peralatan, juga terjun untuk mencari.

Warga yang melintasi Jembatan Paliwara pun ingin melihat proses pencarian, hingga menyebabkan kemacetan. Beberapa anggota kepolisian diturunkan untuk menjaga lalu lintas, dan warga dilarang berhenti karena mengganggu pengguna jalan lain.

Koordinator TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HSU, Joko mengatakan, banyak bantuan dari BPK asal beberapa kecamatan. Pencarian pun dilakukan hingga malam hari dengan cara bergantian.

Dikatakannya, biasanya korban tenggelam kurang dari 12 jam masih tenggelam, akan mengambang sebentar dan setelah itu tenggelam kembali. Kesulitan pencarian Leo karena arus air sungai deras.

"Tepian sungai sedalam sekitar empat meter dengan arus deras, membuat penyelam manual kesulitan karena terbawa arus," kata Joko.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved