Delapan Toko Modern di Kabupaten Banjar Ternyata Tak Berizin

Saat ini, terdapat delapan toko modern yang belum mengantoingi izin. Disperindag telah merekomendasikan delapan toko modern ini untuk ditutup.

Delapan Toko Modern di Kabupaten Banjar Ternyata Tak Berizin
www.rumahumkm.net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Toko modern terus bertambah di Kabupaten Banjar. Sepanjang Jalan A Yani arah ke Martapura, terdapat banyak sekali toko modern. Sayangnyan, tidak sedikit pula toko modern yang sudah beroperasi namun belum mengantongi izin.

Saat ini, terdapat delapan toko modern yang teridentifikasi belum mengantoingi izin. Disperindag telah merekomendasikan delapan toko modern ini untuk ditutup ke Satpol PP.

Kabid Perdagangan, H Gia meminta kepada pemilik atau manajemen toko modern yang belum mengantongi izin untuk tidak beroperasi.

“Mereka ini, memang sudah mengantongi IMB, Izin HO, izin reklame tetapi perizinan tersebut masih belum cukup untuk bisa beroprasi. Masih harus melengkapi Izin Usaha Toko Modern (IUTM) baru boleh beroperasi. Saat ini, terdapat delapan toko modern yang belum mengantongi IUTM. Kami minta, mereka tidak beroprasi dulu sebelum IUTM diberikan," ujar Gia.

Menurut dia, untuk mendapatkan IUTM manajemen toko modern harus memiliki tiga rekomendasi yakni rekomendasi dari Dinas Perhubungan terkait dengan analisas dalam lalulintas (andalalin).

Selain itu, harus pula mengantongi rekomendasi dari Dinas koperasi dan UMKM terkait kesediaan menggelar produk lokal di toko modern serta ketiga, harus mengantongi rekomendasi dari Disperindag.

Gia pun menyebut dari delapan toko modern tersebut, di antanya, toko modern di Jalan A Yani Kilometer 38,5 dekat Mesjid Pancasila Sekumpul, Jalan A Yani km 39 seberang Syihab Komplek Antasari, di Sungai Pering Kilometer 37, di Jalan Perjuangan Simpang Sungai Sipai dan ada lagi empat toko modern di Jalan A Yani arah Gambut dan Kertak Hanyar.

Dia membenarkan, dari delapan tersebut tiga di antaranya telah mendapatkan surat teguran dari Satpol PP Banjar. "Kita sudah koordinasi dengan satpol PP dan sudah ada tiga yang mendapatkan surat teguran dari Satpol PP Banjar," katanya.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Banjar, Anto Setiawan yang dikonfirmasi mengaku, sudah mengetahui delapan unit toko modern yang belum berizin tersebut. Tetapi, untuk tahap awal pihaknya melayangkan terlebih dahulu surat teguran kepada tiga unit usaha toko modern.

"Per 1 April nanti teguran kami sudah memasuki teguran kedua. Bila lima hari pasca teguran tidak juga ada tanggapan maka kami selanjutkan akan lakukan penutupan. Kita lihat saja nanti, kita tegas akan lakukan penutupan bila toko modern tidak juga mengantongi izin,"tegas Anto. (wid)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help