Curi Yamaha Vixion Temannya, Pelajar SMA di Balikpapan Ini Nangis Ingat Ujian Nasional di Penjara

Saat para siswa kelas III SMA tengah memersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional (UN), BD malah harus meringkuk di balik jeruji besi.

Curi Yamaha Vixion Temannya, Pelajar SMA di Balikpapan Ini Nangis Ingat Ujian Nasional di Penjara
tribunkaltim.co/muhammad fachri ramadhani
BD (18) hanya bisa tertunduk pasrah di samping motor curiannya saat digelandang petugas polisi, Rabu (30/3/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BALIKPAPAN -Saat para siswa kelas III SMA tengah memersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional (UN), BD malah harus meringkuk di balik jeruji besi.

Ia tak kuasa menahan air mata ketika dibawa keluar sel untuk dimintai keterangan oleh awak media, Rabu (30/3/2016).

Menurut pengakuannya, BD telah meyimpan kunci motor korban yang diketahui adalah teman bermain bola sesama SSB dua hari sebelum BD memutuskan mengamankan motor vixion putih dengan plat nomor KT 5682 ZC, Minggu (27/3).

"Sendirian, tengah malam sekitar 03.30 subuh, saya ambil. Sebenarnya mau mengembalikan kunci motor, tapi saya mau pinjam dulu untuk mau pergi main bola," akunya kepada Tribun.

Motor korban langsung dibawa ke rumahnya di kawasan Gunung Malang. Selama dua hari ia simpan motor curian tersebut di simpan di samping rumahnya.

"Ndak saya jual, cuma saya amankan aja motornya. Dua hari sudah di rumah saya, baru saya telpon teman saya," ujarnya terbata.

BD mengaku menyesali perbuatannya. Ia mengaku memikirkan bagaimana Ujian Nasional yang akan ia hadapi, Senin (4/4) mendatang.

"Saya mau lanjutin sekolah, supaya orangtua nggak beban pikiran. Tanggal 4 saya udah ujian, pak," keluhnya.

BD diamankan petugas kepolisian di rumahnya di Gunung Malang, Selasa (29/3/2016).

Kasat Reskrim Polres kota Balikpapan melalui Paur Subbag Humas Polres Kota Balikpapan, Iptu Suharto menjelaskan, pelaku terbukti melakukan tindak pidana curanmor. BD dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Dia hanya ingin aksi. Motor tidak dibawa ke mana-mana. Hanya digeser ke rumahnya, ditaruh di samping rumah yang tidak jauh dari TKP pencurian. Tapi apapun bentuknya ia telah mencuri, mengambil dan memindahkan barang yang bukan kepemilikannya," urainya.

Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved