Otomotif

Perdana di Indonesia, Scrambler Ducati Sudah Banyak Dipesan

Menjelang peluncuranya di berbagai negara, motor ini sudah ditunggu-tunggu para penggemar motor dan terbukti dengan banyaknya konsumen yang telah

Perdana di Indonesia, Scrambler Ducati Sudah Banyak Dipesan
Visordown
Ducati Scambler 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Setelah resmi meluncur di pasar global pada 2015, Scrambler Ducati
akhirnya mendarat juga di pasar Indonesia.

Untuk pertama kalinya motor ini hadir di di Indonesia di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 di JIExpo, Kemayoran oleh agen pemegang merknya di Indonesia, PT Garansindo Euro Sports (Ducati Indonesia).

Di IIMS 2016, Garansindo menghadirkan line-up Scrambler Sixty2 dan Scrambler 800 yang ditampilkan dengan desain booth Scrambler Ducati bernuansa kuning khas Scrambler dengan container yang telah di dekorasi dengan tema sesuai dengan masing-masing varian Scrambler Ducati yang ditampilkan.

Menjelang peluncuranya di berbagai negara, motor ini sudah ditunggu-tunggu para penggemar motor dan terbukti dengan banyaknya konsumen yang telah memesan sebelum dilangsungkannya global launch.

“Scrambler Ducati merupakan sub-brand dari Ducati dan merupakan jenis motor yang diciptakan untuk menghadirkan sebuah sepeda motor yang memiliki desain moderenkontemporer dengan performa, teknologi, desain dan kualitas khas Ducati," kata Dhani Yahya, Managing Director Ducati Indonesia.

"Konsep Scrambler Ducati menghadirkan kebebasan berekspresi, menyenangkan dan memberikan semangat positif,” imbuhnya.

Scrambler Ducati bukan hanya sebuah sepeda motor dengan desain modern-kontemporer.

Scrambler Ducati dihadirkan untuk para konsumen yang ingin untuk mengkespresikan dirinya melalui berbagai varian yang dihadirkan serta dengan desain yang mewarisi Scrambler pertama yang diluncurkan pada tahun 1962.

Swingarm dan desain tangki bensin berbentuk teardrop berbahan aluminium berpadu dengan lampu depan dan belakang LED serta panel instrument LCD.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help