Waspada! Seminggu Kurang Tidur Bisa Tingkatkan Kolesterol dan Risiko Serangan Jantung

Gen yang mengatur pengangkutan kolesterol ke seluruh tubuh kurang aktif saat kita mengalami kurang tidur, daripada mereka yang beristirahat cukup.

Waspada! Seminggu Kurang Tidur Bisa Tingkatkan Kolesterol dan Risiko Serangan Jantung
Dialymail
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Terbiasa begadang dan kurang tidur? Sudah saatnya Anda menghentikan aktivitas tersebut, karena sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Peringatan itu disampaikan penelitian di University of Helsinki dalam jurnal Scientific Reports yang dikutip Dialymail.

Pasalnya, seminggu saja Anda mengalami gangguan tidur dan terkena masalah kurang tidur, dapat memicu meningkatnya kolestero dan menambah risiko serangan jantung.

Gen yang mengatur pengangkutan kolesterol ke seluruh tubuh kurang aktif saat kita mengalami kurang tidur, daripada mereka yang mendapatkan istirahat malam yang baik.

Temuan ini dapat menjelaskan, mengapa orang-orang yang tidur kurang dari yang direkomendasikan, tujuh hingga delapan jam semalam, berisiko tinggi mengalami penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

Kolesterol adalah jenis lemak yang dibuat oleh hati dan ditemukan dalam darah, yang penting untuk tubuh seperti sel dan organ membutuhkannya.

Memang ada dua jenis kolesterol, yaitu yang baik (lipoprotein densitas tinggi atau HDL), dan yang buruk (low-density lipoprotein/LDL).

Kolesterol jahat bisa merusak dinding arteri, yang menyebabkan mereka menjadi mengeras, bekas luka, dan membentuk plak.

Plak ini dapat membatasi aliran darah ke jantung, menyebabkan serangan jantung, atau kalau sampai pecah di otak bisa menyebabkan stroke.

Kolesterol baik, di sisi lain, bertindak sebagai magnet, hoovering up kolesterol jahat dan bergerak keluar dari arteri dan masuk ke jaringan seperti hati, atau untuk membuat hormon.

Halaman
12
Penulis: Yamani Ramlan
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help