Sadis, Pelaku Tertawa Saat Menyayat Lengan Arsitek ULM, Lalu Ngebut

Hingga saat ini, dirinya belum melaporkan secara resmi apa yang dialaminya ke kepolisian, karena waktu itu kejadiannya larut malam.

Sadis, Pelaku Tertawa Saat Menyayat Lengan Arsitek ULM, Lalu Ngebut
facebook dani maulana
Luka bekas sayatan orang tak dikenal di lengan Dani Maulana setelah mendapat perawatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Akun facebook Dani Maulana mendadak jadi perhatian. Sejak Minggu (8/5/2016) malam, apa yang ditulisnya di laman akun facebook miliknya sudah dibagikan ratusan kali oleh jejaring pertemanannya.

Ya, apa yang dialami warga Jalan Sutoyo S Kota Banjarmasin itu terbilang mengerikan. Apa yang dialaminya mirip seperti kasus Mister Cutter yang belum lama ini meresahkan warga Yogyakarta.

"Hati-hati yang suka pulang malam, tadi malam kena 'tebasan' orang tak dikenal. Pelaku bawa pisau, saya lagi gak pakai jaket di Sutoyo. Hati-hati saja kalau pulang malam, " tulisnya di jejaring sosial yang diunggap, Minggu (8/5/2016) menjelang siang.

Sebuah luka sayatan sepanjang enam centimeter menganga di lengan kiri Dani. Meski menyatakan baik-baik saja, namun Dani harus menerima enam jahitan di luka sayatan yang dialaminya itu.

"Malam itu pas pulang nonton midnight di bioskop," ucap Dani kepada Metro Banjar.

Diceritakan Dani, kendaraan pelaku awalnya menyalip dari belakang motor dikendarai Dani. Dani sempat menyusul, nah, saat kendaraan mereka berdua bersebelahan itu pelaku langsung menyayat lengan Dani.

"Pelaku ini malah ketawa-tawa, saya juga sempat tak sadar kalau terluka. Lalu pelaku langsung ngebut. Pelakunya berpenampilan seperti preman, " katanya seraya mengatakan saat itu Jumat (6/5/2016) malam, sekitar pukul 01.30 Wita.

Hingga saat ini, dirinya belum melaporkan secara resmi apa yang dialaminya ke kepolisian. Karena waktu itu kejadiannya larut malam.

"Gak terpikir lagi melapor, saya berpikir luka saya saja saat itu. Jam 03.00 subu baru selesai dari RS saat itu," beber lulusan Fakultas Teknik ULM jurusan arsitektur yg kini bekerja di sebuah konsultan di Pelaihari ini.

Kakak Dani, Dini Maulida berharap kejadian tak terjadi pada warga lain. Dia berharap agar pihak berwenang bisa mengusut masalah ini hingga tuntas sehingga tidak terjadi hal yang serupa terhadap orang lain.

Sementara itu Kapolres Banjarmasin Kombes Wahyono mengimbau agar warga lebih aktif datang dan lapor ke kepolisian terdekat untuk minta bantuan.

"Sebaiknya jika pulang malam cari jalan penerangan jalan memadai, berbarengan dengan kawan dan jika merasa khawatir agar mendatangi kantor polisi untuk minta bantuan," kata Wahyono. (kur/ady)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help