Travel Banjarmasin

Hintalu Penerang Hati Khas Banjar ini Tak Sekadar Dimakan

Di masyarakat suku Banjar, fungsinya tak sekadar sebagai telur yang bisa dimakan, namun sebagai media pengobatan, khususnya masalah hati dan pikiran.

Hintalu Penerang Hati Khas Banjar ini Tak Sekadar Dimakan
banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal
Hintalu penerang hati 

“Biasanya mereka membuatnya malam, direbus dulu, lalu pagi-paginya diantar kemari untuk dijual,” terang seorang penjualnya, M Syarkawi.

Telur ini tak sekadar direbus, namun didoakan juga saat memasaknya.

“Doanya tergantung si pembuatnya, dia maunya mendoakan apa untuk pemakannya,” ujarnya.

Lantas oleh penjualnya telur-telur itu didoakan lagi jika ada yang hendak membelinya.

Biasanya doanya berupa doa penerang hati.

“Supaya yang memakan hatinya tenang, terang. Kalau untuk anak kecil biasanya supaya otaknya lancar, pintar sekolahnya,” lanjutnya.

Lihat video di sini:

Telur ini tak hanya dijual, namun biasanya juga dipakai sebagai dekorasi di payung kembang saat prosesi khataman Alquran.

Halaman
123
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help