Serambi Ummah

Inilah yang Banyak Dilakukan Rasulullah dalam Mengisi Bulan Syakban

Syakban, ujar Rasulullah, adalah bulan yang banyak terlupakan muslimin dalam urusan ibadah sunah.

Inilah yang Banyak Dilakukan Rasulullah dalam Mengisi Bulan Syakban
Banjarmasinpost.co.id/Ibrahim Ashabirin
Masjid Raya Nurul Falah Tapin dipenuhi jemaah yang melaksanakan peribadatan malam Nisfu Syakban 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Syakban, ujar Rasulullah, adalah bulan yang banyak terlupakan muslimin dalam urusan ibadah sunah.

Itu lantaran bulan ini diapit oleh dua bulan suci yaitu Rajab dan Ramadan yang memang sudah mendapat tempat istimewa untuk memperbanyak ibadah.

“Karena berada di dua bulan yang muslimin giat beribadah lalu Syakban menurut Rasulullah seolah terlupakan banyak orang,” ujar Ustadz Riza Rahman Lc dalam kajian Alquran dan Sunnah bada Salat Magrib di Masjid Al Jihad Banjarmasin.

Menurut ulama ini, Aisyah menyebutkan Rasulullah tidak pernah berpuasa sebanyak di bulan Syakban ini kecuali di Bulan Ramadan.

Jadi, ujar Ustadz Riza Rahman, Rasulullah di Bulan Syakban tidak pernah berpuasa hanya sehari yaitu pada pertengahan bulan, melainkan seperti pada bulan-bulan lainnya Beliau berpuasa pertengahan bulan selama tiga hari yaitu 13, 14 dan 15.

“Selain juga selalu berpuasa sunah Senin dan Kamis Beliau juga berpuasa sunah di hari-hari lain di bulan ini,” ujarnya.

Rasulullah, ujar ulama ini, mengajurkan muslimin untuk memperbanyak ibadah sunah selain wajib, baik berupa salat sunah, puasa sunah maupun kebajikan lainnya.

Penulis: Umi Sriwahyuni
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help