Enjoy Banjarmasin

Nurman, Satu dari Dua Pembuat Peci Banjar yang Tersisa

"Aku ingin melestarikan kopiah Banjar ini. Meski kelihatannya mudah namun susah selain itu harus bisa menjahit yang utamanya," jelasnya.

Nurman, Satu dari Dua Pembuat Peci Banjar yang Tersisa
banjarmasinpost.co/irfani rahman
Nurman menunjukkan peci buatannya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - BUNYI khas mesin jahit merk Butterfly peninggalan sang orang tua berusia sekitar 50 tahun terdengar pelan.

Jari-jari Nurman (58) tampak hati-hati menekan kain yang menjadi dasar tutup kopian atau peci Banjar Tjab Berlian yang dibuatnya di tokonya di Jalan Pasar Lama. No 1, RT1 samping eks bioskop Merdeka, Banjarmasin Tengah.

Meski terlihat mudah namun siapa sangka pengerjaan kopian khas Banjar ini sangat sulit. Tak heran yang bisa membikin kopiah ini sekarang tersisa hanya dua di kota Seribu Sungai ini dan salah satunya adalah Nurman yang merupakan pensiunan PNS Pemprov Bagian Biro Perlengkapan Setda Kalsel.

Seolah membuka kisah lama, lelaki yang mempunyai tiga anak ini menuturkan dirinya meneruskan usaha pembikinan kopiah Banjar ini dari orang tuanya almarhum H Masrun Ali.

"Selain abahku, almarhum H Masrun Ali, saudaranya almarhum H Anwar Ali juga membikin kopiah ini. Namun abah tak pernah mengajari secara langsung," paparnya.

Dia sejak sekitar 1973 waktu kelas 3 SMP mulai membantu orang tuanya membikin kopiah Banjar ,namun masih sebatas membikin bahan atau genderan.

Seiring waktu meski tak belajar langsung ia mulai membikin kopiah Banjar tersebut hingga bisa. Namun keahliannya ini semat terhenti karena kesibukan menjadi PNS di Pemprov hingga akhirnya ia memasuki dunia pensium pada Juni ini.

"Sekarang orang sangat jarang bikin kopian Banjar ini. Aku mulai menekuni kembali sekitar 1 bulan ini saja sejak mau memasuki dunia pensiun." paparnya dalam membikin kopiah ini mengggunakan mesin jahit tua merk Butterfly milik alm oranngtuanya yang berusia hampir 50 tahun ini.

Keinginannya kembali 'membikin" kopiah Banjar ini karena ingin melestarikan kopiah Banjar selain termotivasi karena mantan Walikota Muhiddin yang pernah minta bikinkan kopiah pada 2015 lalu.

Menurutnya mantan Walikota imi sekitar 2010 lalu pernah juga bikin kopiah dengannya.

Halaman
12
Penulis: Irfani Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help