Kawasan Kuliner 'DPR' di Kampus ULM Bakal Tinggal Kenangan

Buat mereka yang sedang kuliah atau pernah kuliah di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, kawasan kuliner DPR tentu sudah tak

Kawasan Kuliner 'DPR' di Kampus ULM Bakal Tinggal Kenangan
banjarmasinpost.co.id/Dhani
Kawasan kuliner DPR kampus ULM. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Buat mereka yang sedang kuliah atau pernah kuliah di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, kawasan kuliner DPR tentu sudah tak asing.

Nama DPR sendiri merupakan akronim dari Dibawah Pohon Rindang, merujuk pada lokasi kawasan dengan belasan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di bawah pepohonan aksia, persis di belakang Gedung Serbaguna ULM.

Keresahan kini menghinggapi belasan pedagang di kawasan DPR ULM setelah mereka menerima surat pemberitahuan untuk membongkar lapak mereka.

Surat yang ditandatangani langsung Rektor ULM, Sutarto Hadi, itu berisi pemberitahuan kepada pedagang untuk membongkar lapak mereka, paling lambat 31 Mei 2016.

Alasannya, kawasan DPR ULM akan dikembalikan fungsinya sebagai taman kampus.

Pedagang sendiri sampai saat ini masih diperkenankan berjualan.

Keresahan didasari pada belum jelasnya ke mana para pedagang akan ditempatkan usai pembongkaran.

"Kalau dipindah sebenarnya tak masalah. Yang penting ada kejelasan kemana setelah ini. Kami selama ini juga bayar iuran kok tiap bulan. Antara Rp 50 sampai Rp 300 ribu tergantung luas lapak," ujar pedagang lainnya.

Saat Ramadan nanti, seperti ramadan tahun-tahun sebelumnya pedagang sendiri memang tidak akan beroperasi. Ketakutan pun muncul usai ramadan nanti.

"Jangan-jangan tidak boleh berdagang lagi habis ramadan," ujar pedagang resah.

Penulis: Rahmadhani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved