Saat Mengantar Siswi Mau Ujian, Pemuka Agama Ini Minta Jatah di Dalam Mobil

Perbuatan cabul itu dilakukan terdakwa saat mengantar sekolah atau kuliah. Terdakwa yang sudah beberapa kali menyetubuhi

Saat Mengantar Siswi Mau Ujian, Pemuka Agama Ini Minta Jatah di Dalam Mobil
scmp.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Ulah oknum pemuka agama bernama Idaman Asli Gea alias Idaman Asli Telambanua untuk mempedayai para korbannya kebanyakan di mobil.

Bahkan perbuatan tak senonoh itu juga dilakukan terdakwa di tempat sepi di dalam mobil.

Hal itu menimpa FN dan FM, yang nota bene adalah kakak beradik yang ikut keluarga terdakwa.

Perbuatan cabul itu dilakukan terdakwa saat mengantar sekolah atau kuliah. Terdakwa yang sudah beberapa kali menyetubuhi masih minta 'jatah' saat mengantarkan korban ke sekolah.

Sesuai surat dakwaan jaksa di Pengadilan Negeri Surabaya, 2 Mei 2016, kejadian itu berlangsung September 2014 sampai 2015. Korban FN saat itu kelas 3 SMA diantar ke sekolah, hanya berdua.

Namun di tengah perjalanan, terdakwa mengajak korban untuk ikut meski korban menolak karena di sekolah ada ujian.

Akhirnya, korban diantar ke sekolah menggunakan Mitsubishi Kuda silver tapi melalui jalan sepi.

Terdakwa mengejek bahwa korbannyya hanya memikirkan diri sendiri, tak memikirkan orang lain.

Lantas korban mengatakan "Terserah om omong apa, saya nggak sekolah nggak papa, kok."

Omongan itu justru memancing amarah terdakwa dan akhirnya korban nekat membuka pintu mobil dan turun dari mobil untuk berjalan kaki ke sekolah.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved