BanjarmasinPost/

Travel Banjarmasin

Pemakai Cinderamata Berbentuk Peluru Ini Tak Boleh Menoleh ke Belakang, Kira-kira Maksudnya Apa ya?

menurut sejarahnya, kacamati ini dulu diyakini adalah tongkat milik satu di antara khulafaur rasyidin yang juga sepupu sekaligus menantu dari Nabi

Pemakai Cinderamata Berbentuk Peluru Ini Tak Boleh Menoleh ke Belakang, Kira-kira Maksudnya Apa ya?
banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal
Di sekitar makam sang ulama ini di Desa Pelampayan Tengah, Kabupaten Banjar banyak ditemui penjual suvenir seperti ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Cinderamata yang satu ini mungkin agak aneh bentuknya, yaitu seperti peluru namun berbahan kayu.

Namanya Kacamati.

Bahannya dari kayu gaharu.

Ukurannya ada yang kecil, sedang hingga besar.

Di salah satu ujungnya diberi tali hitam yang berfungsi untuk diikatkan ke pinggang atau dikalungkan ke leher.

Di sekelilingnya diberi tulisan-tulisan rajah beraksara Arab.

Seorang penjualnya di Martapura, Kabupaten Banjar, Iwan mengatakan rangkaian huruf-huruf Arab tersebut memiliki arti tertentu.

“Bagi mereka yang bisa memahaminya, biasanya ada artinya. Ini ada fungsinya, untuk keselamatan diri,” sebutnya.

Memakainya pun tak boleh sembarangan karena ada tata cara khususnya.

Memakainya harus dimulai dengan mengucap basmalah, yaitu bismillahirrahmanirrahiim.

Halaman
123
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help