Operasi Jaran Intan 2016, Tangkapi Puluhan Pelaku Ranmor

Pihak Polda Kalimantan Selata sendiri selalu menghimbau masyarakat untuk menghindari dan mencegak tindak kriminal yag bisa saja terjadi.

Operasi Jaran Intan 2016, Tangkapi Puluhan Pelaku Ranmor
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Direktur Kriminal Umum Polda Kombes M Khozin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Direktur Kriminal Umum Polda Kombes M Khozin mengakui bagus saja jika pemakai kendaraan roda dua melengkapi keamanan kendaraan mereka dengan global position system (GPS) tracker,

"Bagus juga hal itu setidaknya mereka punya pemikiran dia punya antisipasi untuk menjaga barang pribadi miliknya khususnya kendaraan dari tindak kejahatan," paparnya.,

Pihak Polda Kalimantan Selatan sendiri selalu menghimbau masyarakat untuk menghindari dan mencegak tindak kriminal yang bisa saja terjadi. Malah dalam waktu dekat pihaknya membuat program jangka pendek untuk mencegah tindak pidana tak hanya pencurian kendaraan saja,

Nantinya program jangka pendek ini seperti bekerja sama dengan media dan pemasangan spanduk atau pun billboard seperti Stop Illegal Logging, Jauhi Aktivitas illegal, Semua Pihak Diharapkan Stop KDRT, Hati-Hati Simpan Uang dan Lebih Baik Simpan Uang di Bank, Waspadai Pencurian Kendaraan Bermotor dan Gunakan Kunci Ganda dan lainnya.

Bagaimana dengan para pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kalsel apakah sudah termasuk sindikat, Khozin mengatakan dari laporan dan pengamatannya masih belum bisa dikatakan sindikat.mereka beroperasi lebih banyak sendiri dan dijual ke bebepa daerah.

Pihak Kepolisian pun terus melakukan giat terhadap para pelaku kejatan termasuk pencurian kendaraan bermotor. Selain melakukan himbauan agar masyarakat berhati-hati, mereka juga melaksanakan operasi Jaran Intan 2016 yang dimulai sejak 3 Juni lalu.

Operasi yang dilaksanakan di seluruh Polda Kalimantan Selatan ini khusus pemberantasan terhadap para pelaku curanmor baik yang sudah menjadi target operasi maupun tidak.

Tercatat dari 3 Juni - 9 Juni 2016 ini dari Polda, Polresta dan 12 Polres (jajaran, Red) ini telah diungkap 24 kasus curambor yang telah menjadi target operasi (TO) petugas, dan 15 kasus curanmor non TO.

untuk tersangka sendiri yang telah diamankan sebanyak 48 pelaku dengan barang bukti sebanyak 53 buah kendaraan bermotor roda dua dan 1 roda empat.

Khozim sendiri menghimbau agar masyarakat pengguna kendaraan baik itu roda dua maupunroda empay untuk berhati-hati dalam menaruh kendaraannya dan tak ada salahnya menanbah kunci tambahan untuk pengamananan. (dwi)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved