Dugaan Ijazah S2 Palsu Dosen ULM

Universitas Brawijaya Akan Batalkan Ijazah MRK

Rektor ULM telah mendapat jawaban dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) bahwa ijazah S2 yang bersangkutan palsu.

Universitas Brawijaya Akan Batalkan Ijazah MRK
banjarmasinpost.co.id
Dugaan ijazah palsu dosen ULM 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Universitas Brawijaya (UB) memastikan akan membatalkan ijazah S3 atas nama MRK, dosen di Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Adapun yang mendasari adalah Rektor ULM telah mendapat jawaban dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) bahwa ijazah S2 yang bersangkutan palsu.

"Jadi besok (Kamis), Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Hukum UB tidak jadi ke Malaysia mengklarifikasi hal itu," jelas Rektor UB, M Bisri MS, ketika ditemui di ruang Humas UB, Selasa (21/6/2016).

Sedangkan agenda Rabu (22/6/2016) ini, Rektor dan Wakil Rektor I UB dipanggil Menristek Dikti terkait pernyataan UKM itu. Di kantor Menristek tersebut, akan ada juga Rektor ULM. "Saya hanya minta bukti," tutur Bisri.

Setelah mendapat bukti itu, UB segera menindaklanjuti dengan mencabut ijazah S3 MRK. "Saya kira langkah dari UB itu saja. Normatif saja dengan mencabut ijazah. Sebab yang bersangkutan akan banyak menghadapi tuntutan dari pihak lain," jelas Bisri.

Langkah ini segera dilakukan agar kasusnya segera selesai. Potensi tuntutan itu, misalkan dari pihak lain atau bisa juga UKM karena ijazahnya dipalsu. "Ini malah lintas negara," katanya.

Bisa juga pihak lain, seperti Kemerinstek Dikti dan Kemenpan. Sebab, MRK adalah dosen PNS dan mendapat tunjangan di ULM.

Masih menurut Bisri, sebenarnya sudah curiga sejak awal. Sebab di data Dikti, nama yang tercantum hanya S1 dan S3. Dan data S2-nya tidak ada atau kosong. Atas kejadian ini, mereka yang ingin kuliah di UB untuk S2 dan S3 akan diperiksa lewat pusat data Dikti. (surya)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help