Perda Kalsel Raih Anugrah Nawacita Terbaik III.

Penghargaan diterima Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang didampingi Ketua DPRD Kalsel, Hj Noormiliyani serta Kakanwilkumham Kalsel, Imam Suyudi.

Perda Kalsel Raih Anugrah Nawacita Terbaik III.
istimewa
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly saat menyerahkan penghargaan ke Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor di Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/06/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah diseleksi, Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalsel No 10 tahun 2015 tentang penyelengaraan bantuan hukum untuk masyarakat miskin, akhirnya Kalsel meraih penghargaan Nawacita terbaik ke-III se Indonesia.

Dalam penyerahan penganugrahan Nawacita itu langusng dilakukan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly di Hotel Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/06/2016).

Penghargaan diterima Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang didampingi Ketua DPRD Kalsel, Hj Noormiliyani serta Kakanwilkumham Kalsel, Imam Suyudi.

Kakanwil Kemenkumham Kalsel, Imam Suyudi menyatakan, penganugerahan Nawacita Legislasi mengapresiasi keberhasilan yang ditoreh Pemprov Kalsel dalam pembentukan dan harmonisasi Perda.

“Perda ini erat kaitannya dengan kepentingan masyarakat miskin yang berhadapan dengan hukum di Kalimantan Selatan, kita juga harapkan dengan adanya penghargaan ini dapat lebih meningkatkan kerjasama khususnya terhadap harmonisasi Ranperda di Kanwil Kemenkumham Kalsel baik dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota," kata Imam Suyudi. (Huda BPost).

Berikut Perda Tingkat Provinsi yang masuk nominasi Nawacita:

1. ‎Perda Provinsi Sulsel no 2 tahun 2016 tentang penyelengaraan pendidikan.
2. Perda Provinsi Kalsel, no 10 tahun 2015 tentang penyelengaraan bantuan hukum untuk masyarakat miskin.
3. Perda Provinsi Lampung no 27 tahun 2014 tentang arsitektur bangunan gedung berornamen lampung.
4. Perda ‎Provinsi NTT no 4 tahun 2015, tentang penyelengaraan peternakan dan kesehatan hewan.
5. Perda Provinsi Sumsel no 8 tahun 2016 tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help