22 TKI NTT Meninggal di Luar Negeri Dalam 22 Bulan Ini

“Berdasarkan data yang kami miliki, dari rentang waktu Januari hingga akhir Juni 2016, tercatat 22 orang TKI asal yang meninggal"

22 TKI NTT Meninggal di Luar Negeri Dalam 22 Bulan Ini
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Ratusan TKI di Sandakan, Sabah, Malaysia siap dipulangkan ke Tanah Air 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUPANG - Dalam rentang waktu 6 bulan mulai dari Januari hingga Juni 2016, terdapat 22 Tenaga Kerja Indonesia asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bekerja di luar negeri, dipulangkan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Balai Pelayanan Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang, Tato Tirang mengatakan, dari 22 orang TKI yang meninggal tersebut, sebagian besar adalah TKI ilegal. Hanya dua orang TKI yang legal.

“Berdasarkan data yang kami miliki, dari rentang waktu Januari hingga akhir Juni 2016, tercatat 22 orang TKI asal yang meninggal dan dipulangkan ke kampung halaman. Hari Minggu (26/6/2016) kemarin, ada empat jenasah TKI yang tiba sekaligus. Dan sebentar malam ada satu jenasah TKI yang tiba,”kata Tato Tirang, Jumat (1/7/2016).

Sebagian besar TKI yang meninggal tersebut lanjut Tirang, berasal dari Pulau Flores. TKI yang baru saja meninggal dan jenazahnya tiba Jumat malam, yakni Maria Bari (27) asal Desa Beramari, Kecamatan Nangapenda, Kabupaten Ende.

“Berkaitan dengan banyak TKI meninggal itu rata- rata ilegal, berarti ada hubungannya dengan keberangkatan tersebut tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan, sehingga punya peluang di luar negeri sakit dan meninggal,” kata Tirang.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved