Hati-hati Serangan Kolesterol saat Lebaran

Masak apa Anda nanti pada hari Lebaran? Hidangan penuh daging merah dan santan atau ikan dan daging ayam?

Hati-hati Serangan Kolesterol saat Lebaran
Kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Masak apa Anda nanti pada hari Lebaran? Hidangan penuh daging merah dan santan atau ikan dan daging ayam? Sebelum Anda menentukan hidangan untuk Lebaran nanti, kami perlu mengingatkan bahwa pola makan tinggi Kolesterol, lemak jenuh, dan lemak trans dapat meningkatkan kadar Kolesterol darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, menurut American Heart Association.

Banyak makanan yang berasal dari hewan - seperti daging dan produk susu - sarat kan lemak jenuh. Sedangkan makanan yang dipanggang dan makanan cepat saji penuh dengan lemak trans.

Daging Sapi

Bahkan, meski sudah diolah dengan minyak sehat seperti minyak zaitun, empat ons daging iga tetap mengandung lemak jenuh dan Kolesterol lebih dari jumlah yang diperbolehkan ilmu kesehatan.

Dengan tidak ada yang lain di piring Anda, Anda akan terdorong untuk makan 20 persen lebih banyak lemak jenuh dan 22 persen Kolesterol, lebih dari yang diiizinkan para ahli gizi.

Jika Anda belum siap mengucapkan selamat tinggal pada daging merah, pilih bagian daging yang lebih sedikit lemaknya seperti tenderloin.

Daging Ayam

Meskipun ayam biasanya dianggap sebagai pilihan daging dengan kandungan lemak yang lebih rendah dari daging merah, bagaimana Anda memasaknya dapat membuat perbedaan besar. Misalnya, satu paha ayam dengan kulit memiliki lebih banyak lemak dan Kolesterol daripada secangkir es krim atau hamburger.

Mengonsumsi daging ayam dengan kulitnya dan mengolahnya dengan cara menggoreng, membuat ayam atau daging unggas lainnya, termasuk makanan tinggi Kolesterol. Ingat juga, daging unggas berwarna gelap memiliki lebih banyak lemak daripada daging yang berwarna putih.

Seafood
Beberapa jenis makanan laut, misalnya ikan tuna atau tongkol, baik untuk kesehatan Anda. Tetapi, ada juga yang sarat dengan Kolesterol. Lobster, misalnya, bukanlah pilihan yang baik jika Anda memiliki penyakit jantung atau Kolesterol tinggi.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help