Ngotot Lewat Jalur Rawan Filipina, Perusahaan Pengangkut Batubara Ini Tanggung Risiko Sendiri

Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Samarinda, menyatakan hanya PT PP Rusianto Bersaudara yang berani membuat permohonan dengan

Ngotot Lewat Jalur Rawan Filipina, Perusahaan Pengangkut Batubara Ini Tanggung Risiko Sendiri
kompas.com/Kontributor Balikpapan, Dani Julius Zebua
TB Charles merapat ke Pelabuhan Semayang bekas pelabuhan petikemas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA - Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Samarinda, menyatakan hanya PT PP Rusianto Bersaudara yang berani membuat permohonan dengan surat pernyataan untuk berlayar mengangkut tongkang batubara ke Filipina.

Dalam surat pernyataan yang diberikan PT PP Rusianto Bersaudara kepada pihak KSOP, perusahaan menjamin keselamatan kapal dan ABK dalam pelayaran tersebut.

Bahkan jika terjadi sesuatu, dalam masa berlayar tersebut, maka menjadi tanggung jawab perusahaan sendiri.

Dikatakan Kepala Patroli Penjagaan Keselamatan Berlayar KSOP Samarinda, Syahrial, sejak ada penyanderaan di Tarakan, pelayaran di Filipina dibatasi. Itupun tergantung dari permohonan dan pernyataan perusahaan yang akan berlayar.

"Sama seperti PT Rusianto ini, dia sudah membuat permohonan berlayar dan membuat surat pernyataan akan menanggung resiko sendiri," ujarnya (3/7/2016).

Dijelaskan Syahrial, PT Rusianto memang sering mengirim armadanya ke Filipina. Bahkan dalam satu bulan, bisa dua kali berlayar.

"Kalau ke sananya fluktuatif, kadang sebulan sekali tapi sering juga sebulan dua kali. Ya tergantung lah," sebut dia.

Pasca terjadi pembajakan warga Tarakan, pelayaran ke Filipina sangat terbatas. Di Samarinda, hanya PT Rusianto Beraaudara yang berani berlayar ke sana.

"Di Samarinda, hanya perusahaan itu yang ke Filipina, ya karena kontrak kerja sama dengan pihak sana. Kami sangat berhati-hati karena Filipina daerah rawan konflik. Tapi perusahaan sendiri yang membuat pernyataan sehingga mendapatkan ijin berlayar," ucap dia.

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved