Awas! Pokemon Go Bisa ‘Berbahaya’ bagi Anda

Games yang kini sedang booming dan terlaris diunduh melalui app store iPhone hanya beberapa hari setelah rilis pekan lalu.

Awas! Pokemon Go Bisa ‘Berbahaya’ bagi Anda
NET
Pokemon Go 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hati-hati! Pokemon Go, permainan smartphone baru berdasarkan karakter Nintendo lucu seperti Squirtle dan Pikachu, bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.

Games yang kini sedang booming dan terlaris diunduh melalui app store iPhone hanya beberapa hari setelah rilis pekan lalu di Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru, dilaporkan memusnahkan dalam berbagai cara karena mereka mengembara dunia nyata.

Para pelaku dilaporkan kini terpaku pada layar smartphone mereka, hanya untuk mencari monster digital.

Permainan ini diciptakan oleh Niantic Inc, sebuah spin-off San Francisco dari Google Alphabet Inc, yang terkenal karena permainan yang mirip augmented-reality yang disebut "Ingress."

Untuk bermain, Anda cukup menjalankan permainan dan kemudian mulai trekking ke landmark lokal terkemuka, yang diwakili dalam game sebagai Pokestops, di mana Anda dapat mengumpulkan persediaan seperti Pokeballs.

Namun, karena terlalu asyik memainkan games ini, beberapa kecelakaan telah menimpa para pemainnya di dunia nyata.

"Anda tidak benar-benar harus melangkah masuk untuk mendapatkan Pokeballs," rilis Northern Territory Police Fire and Emergency Services pada halaman Facebook-nya.

Cedera pergelangan kaki, menabrak pintu atau pohon saat berjalan, merupakan contoh kecelakaan yang menimpa para pengguna games ini karena terlalu asyik bermain di tempat umum.

Kyrie Tompkins, seorang desainer web dilaporkan jatuh di trotoar dan mengalami cedera pergelangan kaki saat sedang berjalan di pusat kota Waterville, Maine, pada Kamis malam pekan lalu.

"Smartphone saya bergetar, dan saat saya mengeceknya, aku melihat ke atas dan jatuh dalam lubang," katanya.

Lindsay Plunkett, seorang pelayan di Asheville, North Carolina, juga mengalami sial karena terlalu asyik memainkan games ini.

Dia ternyata memarkir mobilnya enam blok jauhnya dari restoran tempat ia bekerja, padahal biasanya dia paling jauh memarkir mobilnya tiga blok.

"Ini akibat saya harus mendapatkan beberapa Pokestops lebih banyak saat di jalan," katanya.

Kesialan lain, kakinya harus mengalami memar akibat blok cinder yang telah digunakan sebagai palang pintu di museum setempat, akibat dia lengah karena lebih sering menatap smartphone dibanding ke sekeliling.

Melihat hal-hal yang menimpa para gamer tersebut, Anda masih berani memainkan Pokemon Go?

Penulis: Yamani Ramlan
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved