Perbankan Nasional Hadapi Gelombang Krisis Ekonomi

berbagai tekanan ekonomi dari faktor eksternal maupun domestik masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Perbankan Nasional Hadapi Gelombang Krisis Ekonomi
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Industri perbankan berkali-kali menghadapi gelombang krisis ekonomi. Saat ini, tanda-tanda pemulihan krisis tampaknya masih belum terlihat dengan jelas.

Diungkapkan Direktur Utama Bank Bukopin melalui Pimpinan Cabang Bukopin Banjarmasin, Joni, Senin (11/7). Pada Peringatan HUT Bukopin ke-46, serentak sambutan Direktur Utama itu dibacakan oleh masing-masing Pimpinan Cabang.

Lebih lanjut dikatakannya, berbagai tekanan ekonomi dari faktor eksternal maupun domestik masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Melihat trend industri, hingga triwulan pertama pada 2016, penyaluran kredit relatif memang sudah tumbuh namun cenderung masih terbatas, yaitu meningkat 8,71 persen secara year-on-year. Pada periode yang sama, pertumbuhan dana pihak ketiga hanya 6,44 persen, menurun dibanding dengan bulan sebelumnya yang mencapai 6,9 persen.

"Persaingan dalam memperebutkan dana murah dan tekanan kenaikan NPL masih menjadi tantangan serius yang harus diatasi bersama," ucap Joni.

Dihadapan karyawan Bukopin Cabang Banjarmasin, Direktur Utama melalui Joni meminta semua harus terus bekerja keras dan meningkatkan kreativitas untuk menjaga daya saing perseroan, dengan tetap berpengangan pada prinsip kehati-hatian.

Penulis: Hasby
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved