Seleksi Sekdako Banjarmasin

Sembilan Calon Sekdako Paparkan Makalah Secara Tertutup

Mereka bergiliran dengan dua kali sesi. Setiap calon diberi kesempatan satu jam yakni 15 menit pemaparan dan sisanya dialog.

Sembilan Calon Sekdako Paparkan Makalah Secara Tertutup
banjarmasinpost.co.id/murhan
Ruang seleksi Sekdako Banjarmasin di aula BKD Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah menyelesaikan sesi pendaftaran seleksi terbuka jabatan Sekdako Banjarmasin mulai diproses tim panitia seleksi (pansel). Dari sembilan calon sekdako yang melamar, semuanya telah menyerahkan makalah.

Hari ini makalah itu bakal jadi bahan ekspos mereka di hadapan tim pansel.

Ekspos sendiri digelar dua hari yakni 12 dan 13 Juli 2016 di Aula BKD Kota Banjarmasin.

Mereka bergiliran dengan dua jatah. Setiap calon diberi kesempatan satu jam yakni 15 menit pemaparan dan sisanya dialog.

Sayangnya, ekspos tertutup. Wartawan diminta tak masuk saat ekspos berlangsung, walaupun sekadar memfoto. Hal ini diungkapkan, Ketua Tim Pansel, M Arsyad usai rapat di Kantor BKD. Alasannya, agar calon tidak terganggu saat melakukan ekspos.

"Dalam menyampaikan makalahnya, mereka tentu perlu konsentrasi. Kami tak mau konsentrasi mereka terganggu. Intinya di dalam cuma ada tim pansel dan peserta," kata mantan penjabat Bupati Balangan ini.

Bukan hanya wartawan, ajudan pun tak diperkenankan masuk. Termasuk untuk membantu mengoperasikan komputer saat menyampaikan makalah. "Silahkan intip atau memoto dari jauh. Tapi jangan masuk," katanya.

Terlepas dari itu, Arsyad menjamin transpransi dalam seleksi tersebut. Pihaknya juga telah menelaah makalah para calon. Hal ini jadi bahan dalam pelaksanaan ekspos nanti.

Anggota Pansel lainnya, HM Thamrin, menambahkan warga juga dipersilahkan untuk memantau seleksi ini.

Jika ada informasi soal trek rekor yang kurang berkenan, dipersilahkan dilaporkan ke sekretariat. Ini juga nanti jadi acuan pemilihan. Selama ini belum ada laporan warga soal trek rekor ini.

"Kita terbuka saja. Kalau ada yang kurang berkenan silahkan laporkan ke sekretariat," katanya.

Terkait apakah lelang ini juga berlaku untuk jabatan kepala dinas. Mengingat, Kepala Dinas Kesehatan sedang kosong pascapensiunnya Diah R Prasawati? Arsyad mengaku menyerahkannya pada wali kota. (ire)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help