Citizen Journalism

Warga Tak Perlu Berobat Keluar Desa, Mahasiswa KKN Gelar

acara ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh para lansia, apalagi ini kegiatannya tidak dpungut biaya alias gratis.

Warga Tak Perlu Berobat Keluar Desa, Mahasiswa KKN Gelar
istimewa
Mahasiswa KKN Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian ULM saat menggelar bakti sosial di Desa Kolam Kanan, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala pada Rabu.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Lebih baik mencegah dari pada mengobati, slogan ini terasa sangat sesuai dengan apa yang dilakukan olah mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Seperti yang dilakukan mereka di Desa Kolam Kanan, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala pada Rabu (20/7/2016), yaitu kegitan bakti sosial Satu Hari Sehat dengan agenda senam dan pengecekan kesehatan.

Kegitan yang dilaksanakan di Balai Desa Kolam Kanan ini dihadiri warga desa dengan kisaran usia 30 sampai 80 tahun. Semua peserta terlihat antusias dengan kegiatan ini, terbukti dengan jumlah kunjungan mencapai hampir ratusan.

Dengan semangat "Indonesia Melayani", yang merupakan bagian dari "Revousi Mental", terdapat banyak pelayanan kesehatan yang diberikan oleh para mahasiswa. Adapun pelayanan yang diberikan di antaranya cek berat badan, tekanan darah, kolesterol, gula darah, asam urat, hingga golongan darah. Sebelum melakukan cek kesehatan, peserta juga diajak untuk melakukan senam lansia

“Saya senang sekali dengan adanya kegiatan ini, saya bisa memeriksa kesehatan dengan mudah tanpa perlu keluar desa. Apalagi sekarang jalannya belum diperbaiki dan masih rusak,” ucap seorang warga Desa Kolam Kanan.

Menurut paniti kegiatan Aliefa, acara ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh para lansia, apalagi ini kegiatannya tidak dpungut biaya alias gratis.

Tidak puas dengan 1 hari, kegiatan ini dilanjutkan dihari kedua Kamis (21/07) dengan sasaran peserta anak sekolah dasar dan taman kanak-kanak), sedang layanan yang diberikan adalah pengecekan golongan darah. “Pasti nantinya anak-anak tidak takut dengan jarum suntik, karena diberikan permen lolipop usai pemeriksaan,” tambahnya.(Gusti Rahmad Haryadi, Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian ULM)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved