Perusahaan Besar Amerika Mulai Rasakan Imbas Brexit

Perusahaan-perusahaan harus menghadapi para investor dalam laporan kinerja semester I 2016 dan menjelaskan bahwa keputusan Inggris keluar dari Uni

Perusahaan Besar Amerika Mulai Rasakan Imbas  Brexit
tribunnews.com

BANJARMASINPOST.CO.ID, NEW YORK - Perusahaan-perusahaan harus menghadapi para investor dalam laporan kinerja semester I 2016 dan menjelaskan bahwa keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa atau yang dikenal dengan istilah Brexit dapat memberatkan laba mereka.

Beberapa perusahaan besar sudah mengaku terdampak Brexit. Perusahaan seperti General Motors, Yum Brands, dan FedEx menyatakan mereka sudah mengantisipasi adanya dampak Brexit.

Akan tetapi, masih terlalu dini untuk mengatakan secara terperinci seberapa dalam dampaknya.

Para analis independen menuturkan, Brexit dapat berdampak pada miliaran dollar AS kinerja keuangan perusahaan-perusahaan AS, baik karena faktor kurs maupun menurunnya penjualan di Eropa.

Setidaknya 38 dari 63 perusahaan yang menjadi emiten S&P menyatakan telah memperbincangkan dampak Brexit sejak akhir Juni 2016.

Pekan lalu, GM menyatakan akan mempertimbangkan untuk memangkas biaya di Eropa guna menangkal potensi dana melayang sebesar 400 juta dollar AS karena Brexit. GM memandang, Brexit memberi dampak besar bagi industri otomotif Inggris.

"Hasil voting telah mempengaruhi kurs poundsterling dan ketidakpastian telah mempengaruhi industri otomotif Inggris," kata Direktur Keuangan GM Chuck Stevens sepertu dikutip dari Fortune, Senin (25/7/2016).

Maskapai penerbangan Delta Air Lines pun menyatakan bakal mengurangi kapasitas rute AS-Inggris.

Penyebabnya adalah penurunan kurs poundsterling dan meningkatnya ketidakpastian yang disebabkan oleh Brexit.

FedEx Corp menyatakan pula bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa dapat berdampak pada ekonomi global, yang dapat menekan permintaan layanan dan menciptakan regulasi perdagangan baru.

Perusahaan produk konsumen juga menuturkan adanya potensi negatif terhadap kurs. Emiten S&P 500 secara keseluruhan bergantung pada Eropa, yakni 8 persen pendapatan mereka.

Menurut S&P Dow Jones Indices, 1,9 persen pendapatan mereka berasal dari Inggris.

Brexit dapat berimbas 35 miliar hingga 40 miliar dollar AS pada perusahaan-perusahaan Amerika Utaran dan Eropa hanya dalam faktor kurs. Hal ini menurut laporan yang dirilis FiREapps.

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved