Penutupan Akhir Pekan, IHSG Terjerembab Tapi Masih Bertahan di 5.200-an

Pasar saham domestik tersungkur ke zona merah pada penutupan perdagangan Jumat (29/7).

Penutupan Akhir Pekan, IHSG Terjerembab Tapi Masih Bertahan di 5.200-an
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pasar saham domestik tersungkur ke zona merah pada penutupan perdagangan Jumat (29/7).

Meski sempat menguat di sesi pagi, namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menyerah dan terkoreksi 83,22 poin atau 1,57% ke level 5.215,99.

IHSG tumbang meskipun investor asing masih melakukan pembelian bersih (nett buy) senilai Rp 1,6 triliun pada perdagangan hari ini.

Tekanan menerpa indeks seiring enam sektor saham yang memerah.

Sektor barang konsumsi dan manufaktur jatuh paling tajam, yakni masing-masing 5,41% dan 3,25%.

Meski demikian, empat sektor lainnya masih bertahan, terutama sektor aneka industri yang naik 3,69%.

Data RTI menunjukkan, 177 saham tumbang, sementara 148 saham lainnya masih naik.

Adapun, 88 saham tak beranjak dari posisi harga sebelumnya.

Transaksi sepanjang hari ini melibatkan 8,39 miliar lot saham, dengan nilai perdagangan cukup gemuk yaitu Rp 11,77 triliun.

Mengacu Bloomberg, penurunan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang paling menggerus IHSG dengan kontribusi 42,30 poin.

Diikuti, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan 19,56 poin, dan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan 10,33 poin.

Koreksi IHSG mengekor pergerakan mayoritas bursa Asia. Jumat sore, Indeks Hang Seng ditutup tumbang 1,28%, indeks Shanghai terkoreksi 0,50%, serta indeks Kospi turun 0,24%.

Hanya, indeks Nikkei 225 masih mampu naik 1,08%.

Editor: Ernawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved