Jusuf Kalla: Bentuk Tim Independen Selidiki Cerita Haris Azhar

Haris mengaku menyampaikan apa yang diceritakan Freddy Budiman, gembong narkotika yang sudah dieksekusi mati.

Jusuf Kalla: Bentuk Tim Independen Selidiki Cerita Haris Azhar
Kompas.com/Dani Prabowo
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menyampaikan kuliah umum di Kampus IPDN, Senin (18/7/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,  JAKARTA - Sejumlah kalangan meminta pemerintah membentuk tim independen yang menelusuri dan mengusut cerita Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar terkait keterlibatan aparat Polri, TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam peredaran narkoba.

Haris mengaku menyampaikan apa yang diceritakan Freddy Budiman, gembong narkotika yang sudah dieksekusi mati.

Merespons permintaan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, perlu atau tidaknya pembentukan tim tersebut sebaiknya menunggu hasil penyelidikan yang sedang dilakukan Polri.

“Itu (pembentukan tim independen) kita serahkan saja ke Polri. Karena lembaga yang punya hak dan kewajiban itu polisi,” kata Kalla di Kantor Wapres, Jumat (5/8/2016).

Haris sebelumnya telah dilaporkan Badan Narkotika Nasional, TNI dan Polri ke Bareskrim Polri.

Dalam keterangan yang disampaikan, Haris menyebut, jika ada keterlibatan oknum anggita di tiga lembaga itu di balik bisnis haram Freddy.

Cerita itu didapat Haris saat bertemu Freddy pada 2014 lalu.

Kalla menambahkan, baik Polri maupun TNI sebenarnya telah memiliki mekanisme internal apabila memperoleh informasi terkait adanya oknum personelnya yang terlibat praktik pidana.

“Di TNI ada PM, di Polri ada propam. Tapi butuh analisa internal,” kata dia.

Lebih jauh, Kalla meminta, agar Haris tak perlu khawatir dengan laporan yang dibuat ketiga instansi itu terhadapnya.

Halaman
12
Editor: Yamani Ramlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved