Penculikan Masih Terjadi, Kapten Kapal Disandera, Dua ABK Dibebaskan

Aksi penculikan terhadap anak buah kapal (ABK) asal Indonesia kembali terjadi. Kali ini penculikan terjadi terhadap seorang kapten kapal

Penculikan Masih Terjadi, Kapten Kapal Disandera, Dua ABK Dibebaskan
banjarmasinpost.co.id
BPost cetak Senin (8/8/2016)

BANJARMASINPOST.CO.ID, SABAH - Aksi penculikan terhadap anak buah kapal (ABK) asal Indonesia kembali terjadi. Kali ini penculikan terjadi terhadap seorang kapten kapal berkewarganegaraan Indonesia bernama Herman bin Manggak (30) di Malaysia. Herman merupakan WNI yang bekerja sebagai kapten kapal pencari udang di Malaysia.

Dalam peristiwa yang terjadi di wilayah Kinabatangan, Sabah, Malaysia, dua anak buah kapal yang berlayar bersama Herman ikut diculik. Namun, kedua ABK asal Malaysia yaitu Aryanto Basrun dan Muhamadin Ratin dibebaskan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kementerian Luar Negeri, penculikan terjadi Rabu (3/8) pukul 16.00 waktu setempat.

Seorang kapten kapal dan dua anak buah kapal dibawa oleh penculik ke sebuah pulau dengan menempuh perjalanan laut selama sekitar 12 jam.

Setelah tiba di pulau pada keesokan harinya, kedua anak buah kapal dilepaskan. Kemudian, pada Jumat (5/8), kedua anak buah kapal melaporkan kejadian penculikan kepada polisi.

Hingga kini, belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab dibalik aksi penculikan tersebut, termasuk juga apakah ada tuntutan yang diajukan sebagai tebusan sandera.

Kemenlu RI telah menerjunkan tim ke Sabah, Malaysia, guna mendalami informasi soal penculikan Herman bin Manggak. Herman merupakan WNI asal Sulawesi Selatan yang bekerja sebagai kapten kapal pencari udang di Malaysia.

“Tim kami sudah di Sabah sejak tanggal 5 (Agustus),” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, Minggu (7/8).

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Senin (8/8/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved