Jendela Dunia

Napi Tidur Bertumpukan, Filipina Akan Bangun Penjara Baru Napi Narkoba

Rencana ini muncul setelah sejumlah foto yang menggambarkan kondisi tak manusiawi di Lapas Quezon City muncul di media massa.

Napi Tidur Bertumpukan, Filipina Akan Bangun Penjara Baru Napi Narkoba
AFP/Noel Celis via kompas.com
Akibat penghuni yang berlebihan, ratusan narapidana di Lapas Quezon City, Filipina terpaksa tidur berdesakan di lapangan basket di dalam lapas tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MANILA - Pemerintah Filipina, Selasa (9/8/2016), mengatakan segera membangun sejumlah lembaga pemasyarakatan baru untuk mengurangi kepadatan di berbagai penjara di negeri itu.

Rencana ini muncul setelah sejumlah foto yang menggambarkan kondisi tak manusiawi di Lapas Quezon City muncul di media massa.

Wakil Wali Kota Quezon City Joy Belmonte mengatakan, serangkaian foto yang memperlihatkan para narapidana tidur berdesak-desakan membuka mata pemerintah untuk menyediakan fasilitas yang baru.

Pada Senin (8/8/2016), pemerintah Quezon City menandatangani kesepakatan untuk menghibahkan tanah kepada pemerintah pusat untuk membangun sebuah lapas baru.

Fasilitas yang akan dibangun di wilayah utara Manila itu nantinya akan menggantikan penjara yang dibangun 60 tahun lalu itu. Lapas Quezon hanya dirancang untuk dihuni 800 narapida tetapi kini dijejali 4.000 orang narapidana.

"Foto-foto itu sungguh membuka mata. Melihat para narapidana tidur bertumpukan karena kurangnya ruangan, membuat saya merasa telah melakukan pelanggaran HAM. Sebuah langkah tepat harus diambil," ujar Belmonte.

"Sangat bagus bahwa hal ini terekspos ke seluruh dunia untuk membuka mata kami," kata Belmonte yang mengaku baru pertama kali meninjau lapas itu pada Juni lalu.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Filipina Ismael Sueno mengatakan, pemerintah akan mengalokasikan dana untuk membangun beberapa penjara baru.

Penjara-penjara ini nantinya akan digunakan untuk menampung para tersangka pengedar atau pengguna narkotika "korban" pembersihan yang dilakukan Presiden Rodrigo Duterte.

Selain membangun penjara-penjara baru, Sueno menambahkan, pemerintah juga berencana mendirikan pusat-pusat rehabilitasi bagi para pecandu narkoba.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved