Advertorial

PLN Kalselteng Edukasi Siswa dari DKI Jakarta

Para peserta juga diajak untuk melihat secara langsung proses produksi listrik dimulai dari Bendungan Waduk sampai ke Power House PLTA Ir PM Noor

PLN Kalselteng Edukasi Siswa dari DKI Jakarta
Istimewa
Sebanyak 20 pelajar setingkat SMA/SMK dari Provinsi DKI Jakarta yang merupakan peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) diajak oleh PLN Wilayah Kalselteng mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ir PM Noor, di Desa Aranio, Kabupaten Banjar, Selasa (9/8). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 20 pelajar setingkat SMA/SMK dari Provinsi DKI Jakarta yang merupakan peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) diajak oleh PLN Wilayah Kalselteng mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ir PM Noor, di Desa Aranio, Kabupaten Banjar, Selasa (9/8).

Siswa-siswi yang dikirim oleh PLN Distribusi Jakarta Raya ke Provinsi Kalimantan Selatan tersebut diberikan edukasi oleh Humas PLN Kalselteng, Bayu Aswenda, mengenai bagaimana proses listrik diproduksi sehingga dapat memiliki manfaat untuk kegiatan masyarakat sehari-hari.

Selain diberikan materi mengenai kelistrikan secara umum, para peserta juga diajak untuk melihat secara langsung proses produksi listrik dimulai dari Bendungan Waduk sampai ke Power House PLTA Ir PM Noor, tempat di mana generator dioperasikan melalui Pusat Kontrol Pembangkit.

Seorang peserta, Visca Aulia, merasa senang dapat diberikan kesempatan untuk berkunjung ke PLTA Ir PM Noor.

"Saya pertama kali ini ke PLTA, perasaan saya senang sekali melihat langsung pegawai PLN bekerja. Terima kasih PLN atas ilmu dan pengalaman luar biasanya," ujar siswi SMAN 33 Jakarta ini.

Sementara, Bayu Aswenda, mengatakan, edukasi semacam ini sebenarnya rutin diselenggarakan oleh PLN Kalselteng.

"Karena kami merasa bahwa pemahaman kelistrikan memang sudah harus dipahami sejak dini. Untuk hari ini terasa spesial karena yang datang adalah peserta Siswa Mengenal Nusantara dari Jakarta" ujar Bayu.

Program Siswa Mengenal Nusantara sendiri merupakan salah satu program Kementerian BUMN berupa kegiatan pertukaran pelajar antaprovinsi.

Peserta program ini adalah siswa-siswi SMU/SMK/SLB kelas XI yang telah melalui sistem seleksi berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan.

Yang menarik dari peserta SMN ini adalah dua diantara mereka merupakan siswa yang menyandang disabilitas dan bersekolah di SLB.

"Kami berharap pengalaman yang mereka dapatkan di PLTA ini menjadi pengalaman berharga dan dapat menambah pengetahuan mereka mengenai kelistrikan," pungkas Bayu. (*/ofy)

Penulis: Sofyar Redhani
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved