Bisnis Properti di Banjarmasin Lesu, "Banyak Jual Ketimbang Beli"

"Penduduk terus bertambah, otomatis jual beli rumah selalu ada dari masa ke masa. Kalau kondisi saat ini, memang lebih banyak jual ketimbang beli"

Bisnis Properti di Banjarmasin Lesu,
banjarmasinpost.co.id
Ilustrasi perumahan di Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bisnis jual beli properti di Kota Banjarmasin sejak 2013 lalu sudah mulai kelihatan tanda-tanda mengalami penurunan. Meski demikian, penyedia jasa untuk menangani jual beli properti tetap optimistis.

Salah satunya adalah Ray White, masuk Banjarmasin pada 2014 lalu. Diungkapkan Manager Ray White Banjarmasin, Jimmy bahwa bisnis bidang properti ini sebenarnya tidak pernah turun dan terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan suatu kota.

"Penduduk terus bertambah, otomatis jual beli rumah selalu ada dari masa ke masa. Kalau kondisi saat ini, memang lebih banyak jual ketimbang beli," ungkapnya, Kamis (10/8).

Pihaknya juga lebih banyak menangani sewa. Setidaknya ada seribu titik rumah sewa atau jual beli yang ditangani Ray White di Banjarmasin ini.

Sistem yang diberlakukan Ray White adalah komisi, begitu rumah atau tanah yang sudah laku maka antara 2,5 persen sampai 3 persen merupakan komisi untuk Ray White. Jika sewa, maka komisi 5 persen saja.

"Kondisi ekonomi jelas ikut berpengaruh. Dalam sebulan, setidaknya ada saja antara satu sampai dua unit yang laku terjual," tambahnya.

Ditambahkannya pula, adanya kebijakan pemerintah mengeluarkan tax amnesty juga akan mempengaruhi bisnis properti. Orang mulai investasi dalam negeri, properti salah satu jadi pilihan.

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved