Giliran Prodi Kimia ULM Tembus Akreditasi A

Tiga program studi tersebut adalah Prodi Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika dan Bahasa Inggris FKIP ULM yang diajukan untuk mendapat akreditasi A.

Giliran Prodi Kimia ULM Tembus Akreditasi A
banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
Dekan FKIP ULM Prof Wahyu berdiskusi bersama tim Akreditasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tiga program studi FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sudah diajukan untuk dilakukan penilaian re-akreditasi.

Tiga program studi tersebut adalah Prodi Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika dan Bahasa Inggris FKIP ULM yang diajukan untuk mendapat akreditasi A.

Dua orang asesor dari BAN-PT Kemdikti Prof Taslim dan Prof Senam Sabtu (13/8) sudah melakukan penilaian di Prodi Pendidikan Kimia. Seharian penuh keduanya memeriksa kesiapan Prodi Pendidikan Kimia FKIP ULM untuk naik akreditasi.

"Wah sampai pukul 22.00 semalam kedua asesor melakukan penilaian," ujar Dekan FKIP ULM Prof Wahyu saat dikonfirmasi terpisah Minggu (14/8) malam.

Dia menyebutkan, dari 21 prodi yang ada di FKIP ULM sendiri saat ini semua masih memiliki akreditasi B. Pengajuan diri atau usul ke BAN-PT sendiri dilakukan oleh masing-masing prodi.

"Begini, akreditasi itu bukan sekedar ritual 4 tahunan ya. Tapi memicu kita untuk lebih baik. Semua kegiatan, aktivitas, apapun itu yang dilakukan oleh prodi, memang harus mengarah ke arah akreditasi yang lebih baik. Dan kita sudah siapkan sudah dua tahun belakangan ini," ujarnya.

Bukan tanpa sebab, naiknya akreditasi tentunya memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa lembaga publik dalam hal ini FKIP ULM terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

"Tidak boleh sembarangan mengelola kampus, harus sungguh-sungguh. Sebagai lembaga publik, tentu kita harus memberikan rasa percaya ke masyarakat kalau kita itu bekerja dengan sungguh-sungguh. Akreditasi adalah suatu bukti, yang memiliki standar keterukuran, dan masyarakat bisa melihat nantinya bagaimana kita mengelola kampus ini," ujarnya.

Diakuinya sejumlah kekurangan masih ada. Yang paling dominan adalah masalah dokumentasi yang selama ini masih terkesan terabaikan. "Segala kegiatan, apapun itu mau penelitian dosen, pengabdian kepada masyarakat atau kegiatan lainnya harusnya memang sudah mulai terdokumentasi dengan baik," tambahnya.

Namun demikian, kata dia, pengajuan untuk dinilai oleh BAN-PT sendiri merupakan bukti bahwa FKIP sendiri terus beruhasa ke arah yang lebih baik. "Kalau berani mengajukan diri, berarti berani dan siap untuk dinilai," pungkasnya.

Penilaian untuk Prodi Pendidikan Fisika sendiri akan dilakukan pada 18 Agustus mendatang dan menyusul Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. (rmd)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help