WNI Itu Lolos dari Kelompok Abu Sayyaf Setelah Kabur dan Terjerat Jaring Nelayan

Korban melarikan diri di area mangrove di Barangay Bual setelah diancam akan dipenggal jika pemerintah Indonesia tidak membayarkan uang tebusan.

WNI Itu Lolos dari Kelompok Abu Sayyaf Setelah Kabur dan Terjerat Jaring Nelayan
DOK via Tribunkaltim.co
M Sofyan, sandera yang berhasil kabur dari tentara Abu Sayyaf. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MANILA - Muhammad Sofyan, anak buah kapal (ABK) Tug Boat Chales 00 Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil kabur dari kelompok Abu Sayaff, Rabu (17/8/2016).

Hal tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pasukan tentara Filipina, yang menemukan Sofyan di daerah Luuk, Sulu, Filipina.

Mayor Filemon Tan, juru bicara Pasukan Militer Mindanao Barat (Wesmincom) seperti dihimpun melalui laman abs-cbn, Rabu (17/8/2016) membenarkan kabar tersebut.

Tan mengungkapkan jika sandera WNI bernama Muhammad Sofyan berhasil kabur dari kelompok bandit tersebut. Korban melarikan diri di area mangrove di Barangay Bual setelah diancam akan dipenggal jika pemerintah Indonesia tidak membayarkan uang tebusan.

Warga lokal menemukan Sofyan terjebak di jaring nelayan dan mengapung di garis pantai dekat permukiman warga.
Para warga yang menyelamatkannya segera membawanya ke pihak kepolisian setempat.

Sebelum kembali ke tanah Air, Sofyan akan dimintai keterangan oleh pihak kantor kepolisian di Provinsi Sulu.

Sofyan merupakan korban penculikan Abu Sayyaff saat melintasi perairan Filipina pada tanggal 23 Juni lalu.

Sementara itu, pasukan Tentara Joint Task Force Sulu langsung menjelajahi area mangrove untuk menemukan kelompok Abu Sayyaf dan menyelamatkan para sandera yang tersisa. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved