Ini Kisah Tim Ekspedisi Mapala Unsoed yang Diadang Longsor Salju di Peru

"Tim mengawali pendakian tanggal 10 Agustus 2016 dari Desa Musho, Huaraz, Provinsi Yungay di ketinggian 3.000 mdpl menuju Basecamp Huascaran"

Ini Kisah Tim Ekspedisi Mapala Unsoed yang Diadang Longsor Salju di Peru
Dok. UPL MPA Unsoed
Pemandangan yang terlihat dari Camp 1 Gunung Huascaran, Peru, di ketinggian 5.300 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Perjalanan tim dilanjutkan pada 16 Agustus 2016 dari Camp 1 pukul 03.00 pagi dan tiba di La Canaleta pukul 06.00 pagi.

Menurut Reza, hal itu dilakukan karena menghindari tiba di La Canaleta terlalu siang karena rawan longsor salju.

"Dari Camp 1 jelas sekali terlihat beberapa longsoran yang berasal dari La Canaleta yang menyebabkan semua pendaki turun ketika mencapai Camp 1 karena melihat longsoran salju tersebut. Saat tim tiba di sana, dengan melihat jalur yang sama sekali tertutup oleh longsoran akhirnya memutuskan untuk memutar jalur lain agar bisa mencapai Camp 2," tambahnya.

Reza menceritakan, tim sempat mencoba memanjat tebing es sepanjang 30 meter di jalur yang lain dengan kemiringan 60-90 derajat.

Namun jalur pemanjatan dinding es dirasa akan sulit dilewati karena salju yang rapuh dan berisiko mengubur tim.

"Tim hanya mampu mencapai ketinggian 5.650 mdpl, padahal Camp 2 berada di ketinggian 5.800 mdpl. Jalur antara Camp 2 menuju puncak Gunung Huascaran tergolong safety karena tidak ada Crevasse atau retakan di sepanjang jalur," jelas Reza.

Melihat kondisi tersebut, tim sempat kembali menuju Camp 1 untuk melakukan plotting jalur pendakian. Namun, lanjut Reza, longsoran salju tak bisa dihindari karena saat pendakian ini selalu longsor selalu terjadi setiap waktu.

"Biasanya longsoran terjadi antara pukul 11.00 sampai 15.00 tetapi kali ini berbeda longsoran terjadi setiap waktu. Dengan berat hati dan pertimbangan keselamatan tim nomor satu akhirnya diputuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan menuju Camp 2 dan kembali turun dengan selamat," lanjut Reza.


Bendera merah putih dikibarkan oleh Tim UPL MPA Unsoed titik pendakian Gunung Huascaran, Peru, tepatnya La Canaleta di ketinggian 5.500 meter di atas permukaan laut pada Selasa, 16 Agustus 2016 pukul 10.30 waktu Peru atau 22.30 WIB.

Sebelumnya, tim ekspedisi di lapangan telah menghubungi tim di Indonesia untuk memberikan kabar bahwa pendakian akan sulit dipaksakan, harus menunggu waktu lama agar jalur kembali normal dan kembali padat.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved