Banjarmasin Post Edisi Cetak

Menteri Yasonna: Freddy Tak Sebut Nama Pejabat BNN, Polri, dan TNI

Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Akbar Hadi mengaku pihaknya sempat membuat video yang

Menteri Yasonna: Freddy Tak Sebut Nama Pejabat BNN, Polri, dan TNI
Indra Akuntono/KOMPAS.com
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yassona Laoly 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly enggan membuka video testimoni Freddy Budiman ke publik.

“Enggak lah (diungkap ke publik). Nanti kami lihat dulu isinya apa,” ujar Yasonna saat ditemui di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (25/8).

Menurut dia, isi dari video tersebut hanya berupa pesan terakhir dari Freddy sebelum dieksekusi.

Dia juga menegaskan dalam video tersebut, Freddy tidak menyebut nama-nama jenderal atau pejabat BNN, Polri, dan TNI yang terlibat dalam jaringan bisnis narkoba.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Akbar Hadi mengaku pihaknya sempat membuat video yang berisi testimoni Freddy.

Video tersebut hanya menampilkan seputar kegiatan pembinaan selama di lembaga pemasyarakatan Nusakambangan.

Para terpidana lain yang menghuni lapas Nusakambangan juga dimintai testimoninya. Namun, hanya sekilas dan tidak berdurasi panjang seperti Freddy.

“Ini kan menarik, yang dulu bandar narkoba, main perempuan, sekarang bisa berubah,” kata Akbar.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi Jumat (26/8/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id


Dapatkan juga informasi lengkap seputar kriminalitas, olahraga dan lainnya di harian Metro Banjar


Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help