Dosen Belum Besertifikasi IAIN Hanya 3 Orang, ULM 223 Orang

Dibandingkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, jumlah dosen yang belum besertifikasi di IAIN Antasari hanya tiga orang.

Dosen Belum Besertifikasi IAIN Hanya 3 Orang, ULM 223 Orang
banjarmasinpost.co.id
Cover halaman 1 BPost edisi Selasa (30/8/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dibandingkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, jumlah dosen yang belum besertifikasi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari jauh lebih kecil.

Menurut Ketua Beban Kerja Dosen (BKD) IAIN Antasari Ani Cahyandi, dari 268 dosen di IAIN Antasari, hanya tiga dosen yang belum mengikuti sertifikasi. BKD, lanjut dia, terus berupaya mendorong mereka memenuhi persyaratan untuk ikut ujian sertifikasi.

"Tiga dosen itu sudah kami usulkan dan sudah mendapat izin ikut ujian sertifikasi," ujarnya.

Selain soal tunjangan, sertifikasi juga sebagai kontrol kedisiplinan dosen.

"Kalau dosen sudah sertifikasi, kami lebih mudah menertibkan. Misal, mereka tidak memenuhi ketentuan jumlah mengajar sebanyak 16 kali seminggu, mereka bisa ditertibkan secara administratif. Misalnya pemotongan tunjangan sertifikasi," ujarnya.

Sedang dosen yang belum mendapat sertifikasi, merasa tidak ada keterikatan sehingga lebih sulit dikontrol.

"Mau ngajar seminggu sekali juga tidak ada pengaruhnya buat mereka yang belum dapat sertifikasi," ucap Ani.

Sementara itu, menurut Dr Ahmas Alim Bachrie SE Msi, Wakil Rektor I ULM, dari 1.030 dosen ULM yang aktif mengajar, sebanyak 807 orang atau sekitar 80 persen sudah mendapat sertifikat. Artinya ada 223 dosen yang belum bersertifikat.

Menurut Alim, sebagian besar dosen yang belum mengikuti sertifikasi adalah dosen muda yang baru diangkat serta dosen yang masih tugas belajar ke luar negeri. (rahmadhani)

Baca Lengkap Banjarmasin Post Edisi Selasa (30/8/2016)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help