Wah, Ternyata Banyak Dosen Mencontek Portofolio Saat Ujian Sertifikasi

Hal ini yang menjadi salah satu perhatian dalam ujian sertifikasi di Yogyakarta karena kabarnya banyak dosen yang mencontek portofolio.

Wah, Ternyata Banyak Dosen Mencontek Portofolio Saat Ujian Sertifikasi
banjarmasinpost.co.id
Cover halaman 1 BPost edisi Selasa (30/8/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasubag Tenaga Pendidik ULM Heru Nur Hidayat Eka Putra menjelaskan, kuota peserta sertifikasi tidak terbatas. Namun dosen yang bisa mengikuti ujian sertifikasi minimal asisten ahli.

Ahmad Alim Bachri, Wakil Rektor I ULM , yang juga merupakan penguji sertifikasi mengatakan, pengisian portofolio adalah hal yang menyulitkan dosen saat ujian.

"Mereka biasanya kesulitan mengisi portofolio, menjelaskan apa yang sudah mereka kerjakan selama ini, cara mengajar mereka. Kalau tidak kesulitan kadang juga ribet," ujarnya.

Hal ini yang menjadi salah satu perhatian dalam ujian sertifikasi di Yogyakarta karena kabarnya banyak dosen yang mencontek portofolio.

"Nah itu, portofolio biasa dicopy paste. Padahal cara mengajar satu dengan lainnya pasti berbeda. Kalau sampai kedapatan ya jelas tidak lulus," ujarnya.

Sementara menurut Ani Cahyadi, Ketua Beban Kerja Dosen (BKD) IAIN Antasari, salah satu kendala masih banyaknya PNS yang juga menyambi mengajar sebagai dosen.

"Misal PNS karena S2 lalu dia mengajar di kampus. Ada juga guru sambil mengajar di sekolah, juga di kampus. Nah, melalui ujian sertifikasi ini juga sebenarnya upaya pemerintah ingin menertibkan hal ini. Karena kalau tidak, ya, double tunjangan nanti," ujarnya. (rmd)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help