Berita Tanahbumbu

Baru Keluar Penjara Dua Jambret Belia Ketangkap lagi

Aparat Polsek Kusan Hilir dan Polres Tanahbumbu meringkus dua pelaku jambret. Satu dari dua pelaku, merupakan anak dibawah umur

Baru Keluar Penjara Dua Jambret Belia Ketangkap lagi
banjarmasin post group
Dua jambret yang masih berusia muda ditangkap aparat Polres Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Aparat Polsek Kusan Hilir dan Polres Tanahbumbu meringkus dua pelaku jambret. Satu dari dua pelaku, merupakan anak dibawah umur. Parahnya, dua pelaku ini adalah residivis jambret yang beraksi di wilayah Kabupaten Tanahbumbu.

Mereka adalah BE (17) warga Jalan Ahmad Yani km 6, Kecamatan Angsana dan Dicky Yulia Handika (18) warga Desa Sumber Makmur Blok A, Kecamatan Satui.

Terakhir keduanya melakukan penjambretan di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, tepatnya pada Selasa (30/9/16) sekitar pukul 17.00 Wita. Pada saat itu, korbannya yang merupakan seorang perempuan yang diantar suaminya. Saat tiba di pertigaan Jalan A Yani Pagatan, pelaku memepet motor korban dan langsung mengambil tas korban yang dipegangnya.

Usai merampas barang korbannya, pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban tidak berhasil mengejar pelaku dan kemudian melaporkan kejadian tersebut di Polsek Kusan Hilir.

Menindaklanjuti, laporan tersebut, jajaran Polsek Kusan Hilir dan Polres Tanahbumbu langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku berhasil diringkus pada Kamis (1/9/16) malam di tempat yang berbeda.

DE berhasil diringkus saat berada di dirumahnya pada pukul 21.00 wita. Sementara. Dicky diringkus di perumahannya pada pukul 22.00 wita. Kini keduanya sudah meringkuk daam sel jeruji besi.

Ditemui di ruang Satreskrim Polres Tanbu, Jumat (2/9/16) siang sekitar pukul 15.00 Wita, kedua pelaku hanya bisa menundukkan kepalanya dan hanya sedikit mengeluarkan kata-kata.

"Di Pagatan dua kali. Yang kedua ini ditangkap. Kami juga baru keluar penjara pada 17 Agustus 2016 lalu dari Lapas Kotabaru. Di penjara selama 1 tahun," kata DE yang diamini Dicky.

Sementara itu, Kapolres Tanbu AKBP Kus Subiyantoro, melalui Kasat Reskrim AKP Khairul Basyar, mengatakan kedua pelaku merupakan residivis pelaku pejambretan. Pernah ditahan di Polsek Satui dengan 18 TKP. Dan setelah keluar penjara melakukan 5 tkp penjambretan.

"Barang bukti yang disita dari pelaku berupa 1 hp mito dan Iphone. Kami masih mengembangkan perkara tersebut karena banyaknya Laporan polisi," katanya.

Kedua pelaku akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman, paling berat 12 tahun penjara.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved