Suryadi Terisak Terima Asuransi Anaknya yang Tewas Akibat Kompor Meleduk

Setelah dilaporkan ke pihak yayasan, korban pun akhirnya mendapatkan haknya yaitu asuransi jiwa berupa santunan Rp 17.945.000 yang diserahkan oleh

Suryadi Terisak Terima Asuransi Anaknya yang Tewas Akibat Kompor Meleduk
banjarmasinpost.co.id/riri
Suryadi menerima asuransi anaknya dari pihak STIKIP PGRI Banjarmasin.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dengan suara terisak, Suryadi menjabat tangan para pimpinan STKIP PGRI Banjarmasin. Ia sengaja datang dari Kapuas Hulu untuk menerima santunan asuransi dari kampus anaknya berkuliah dulu, Sabtu (3/9/2016).

Suryadi adalah orangtua dari Yuli Berto yang meninggal pada 17 Juni lalu akibat kompor meleduk di kosannya.

Setelah dilaporkan ke pihak yayasan, korban pun akhirnya mendapatkan haknya yaitu asuransi jiwa berupa santunan Rp 17.945.000 yang diserahkan oleh pihak kampus.

"Rencananya ini untuk memberi keramik pada kubur Yuli, karena menyeratus juga sudah," ungkap Suryadi.

Ayah dari mahasiswa semester tujuh jurusan Bahasa Indonesia ini mengatakan terharu anaknya mendapatkan perhatian dari kampus.

"Saya banyak-banyak terimakasih sudah meringankan beban kami dalam mengurus almarhum," ujar bapak yang akrab disapa pak Berto ini.

Ia bahkan berharap agar asuransi seperti ini juga dimiliki perguruan tinggi lain.

"Ibaratnya harus bayar tidak masalah, daripada hanya memungut bayaran tapi tidak ada pelayanan yang diberikan," jelasnya.
Penulis: Milna Sari
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved