Profesor IAIN Antasari Banjarmasin ‘Kehilangan Masjid’

Jika Anda keluar dan seketika justru masjidnya yang hilang, maka itulah masjid aliran baru.

Profesor IAIN Antasari Banjarmasin ‘Kehilangan Masjid’
Bpostonline
Mujiburrahman

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - “Jika Anda masuk masjid, kemudian keluar. Ternyata sandal Anda hilang. Masjid itu kemungkinan besar adalah masjid NU. Kalau di masjid Muhammadiyah, yang hilang bukan sandal, tetapi qunut. Jika Anda keluar dan seketika justru masjidnya yang hilang, maka itulah masjid aliran baru.”

“Demikian lelucon yang saya dengar, dan saya ceritakan kembali dalam seminar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin, Rabu, 31 Agustus 2016 lalu,” kata Mujiburrahman, guru besar IAIN Antasari Banjarmasin.

Mengapa lulusan Faculty of Religious Studies, McGill University, Kanada dan Universiteit Utrecht, Belanda ini justru menceritakan lelucon ketika jadi pembicara pada forum para ulama tersebut, apa makna dari lelucon itu, baca selengkapnya di Banjarmasin Post edisi Senin (5/9/2016).

Penulis: Siti Hamsiah
Editor: Siti Hamsiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved