Warga Kecewa Setiap Penumpang Bayar Rp 8.000

Kabar mengejutkan kembali diterima masyarakat, terutama pengguna jasa penyeberangan Feri Batulicin - Tanjung Serdang Kotabaru

Warga Kecewa Setiap Penumpang Bayar Rp 8.000
Banjarmasin Post
Feri Penyeberangan Batulicin - Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kabar mengejutkan kembali diterima masyarakat, terutama pengguna jasa penyeberangan Feri Batulicin - Tanjung Serdang Kotabaru. Sebab, setiap penumpang kendaraan, baik roda empat maupun roda dua akan dikenai tarif penyeberangan sebesar Rp 8.000.

Padahal, sebelum-sebelumnya masih tidak ada bayaran bagi penumpang mobil atau truk. Lantas bagaimana tanggapan masyarakat tentang rencana dikenakannya biaya bagi penumpang mobil? Penumpang yang biasa menyeberang pun jelas mengeluhkan hal tersebut. Sebab, biaya akan meningkat lagi.

Seperti yang diakui seorang pengendara mobil, Arif. Dia yang biasa ke Kotabaru tentu kecewa dengan dikenakannya biaya bagi penumpang mobil.

"Ya kecewa lah itu sudah pasti. Kenapa harus dikenakan lagi, menyebrang kan sudah mahal biaya untuk mobil, masa penumpangnya sekarang juga dikenakan biaya lagi. Instansi terkait seharusnya memberikan keringan bukan malah menaikkan biaya lagi," kata Arif, warga Blok A ini.

Terpisah, ASDP Batulicin pun bersama dengan penyedia kapal penyeberangan di Pelabuhan Feri Batulicin ternyata juga sudah merembukkan hal tersebut. Mereka sepakat untuk mengenakan tarif bagi penumpang kendaraan yang sesuai dengan aturan berlaku.

Bahkan, Manager Usaha ASDP Batulicin, Marsadik dan Direktur PT Dharma Lautan Utama Cabang Batulicin, Saleh serta pihak Jembatan Nusatara Grup, Endi Utomo telah berkumpul dan sepakat soal tarif itu.
Turut hadir dalam pertemuan itu, wakil dari PT Jasa Raharja Putra dan PT Jasa Raharja (Persero) untuk menjalankan aturan dari Kementerian Perhubungan.

Penerapan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 28 tahun 2016, akan mulai diterapkan pada 17 September mendatang. Dan saat ini sudah disosialisasikan dengan memasang spanduk diberbagai titik.

"Per 17 September resmi kami terapkan. Karena untuk asuransi sudah termasuk pada tiket tersebut. Selama ini, penumpang tidak diasuransikan dan tidak dikenakan biaya. Tapi karena peraturan dan pihak Jasa Raharja agar penumpang bisa diasuransikan bila terjadi kecelakaan," katanya.

Dikatakan Direktur PT Dharma Lautan Utama Cabang Batulicin, Saleh mengatakan, sekarang ini memang harusnya sudah sejak dahulu. Namun, baru bisa diterapkan sekarang dan paksaan aturan Kementerian Perhubungan.

Selengkapnya Baca Banjarmasin Post Edisi Senin, 5 September 2016

Penulis: Man Hidayat
Editor: Kamardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved