Berita HSU

Pembunuh Galuh di Amuntai Tertangkap di Hutan Kaltim

Tersangka langsung melarikan ke Balikpapan dan bersembunyi disebuah gubuk didalam hutan. Hal ini lah yang membuat anggota Polres HSU cukup kesulitan m

Pembunuh Galuh di Amuntai Tertangkap di Hutan Kaltim
banjarmasinpost.co.id/reni
Junaidi (40) warga Desa Bumbuan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan menyerahkan diri setelah anggota Polda Kaltim menemukannya di dalam hutan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Perjuangan dalam melakukan pencarian tersangka pencurian dan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal akhirnya tertangkap.

Junaidi (40) warga Desa Bumbuan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan menyerahkan diri setelah anggota Polda Kaltim menemukannya di dalam hutan.

Junaidi menjadi tersangka membunuh Galuh Kartina (46) saat merampas perhiasan yang telah dikenakan perempuan warga Desa Beringin Kecamatan Banjang pada Sabtu (16/4/2016) lalu.

Tersangka langsung melarikan ke Balikpapan dan bersembunyi disebuah gubuk didalam hutan. Hal ini lah yang membuat anggota Polres HSU cukup kesulitan melakukan pencarian.

Namun setelah bekerjasama dengan Polda Kalsel dan Polda Kaltim akhirnya diketahui tersangka tengah bersembunyi di dalam hutan.

Kasatreskrim Polres HSU AKP Sofyan mengatakan dalam proses penangkapan tersangka sempat melatikan diri lagi didalam hutan. Anggota juga sempat menyusuri hutan selama tiga hari tiga malam hingga akhirnya tersangka dapat ditangkap, Sabtu (27/8/2016).

Hasil rampasan korban berupa perhiasan sebagian telah berhasil dijual oleh adik tersangka yang juga tinggal tak jauh dari hutan tempat tersangka bersembunyi.

“Dua hari setelah melakukan aksinya tersangka langsung kabur ke Kalimantan timur, tinggal berbulan bulan didalam hutan,” ujarnya.

Saat melakukan aksinyatersangka membekap korban menggunakan handuk berwarna orange hingga korban tidak bisa bernafas dan akhirnya meninggal. Korban saat itu tengah berada dirumah sendirian karena anaknya tengah keluar rumah dan sang suami pergi ke Barabai.

Korban ditemukan oleh anaknya Nurhafizah (9) yang masuk kamar dan melihat sang ibu dalam posisi tidur diatas kasur.

namun saat dibangunkan korban tidak menyahut hingga Nurhafizah memanggil tetangga korban H Bahran dan menyecek kondisi korban yang ternyata sudah tidak bernyawa dan melaporkannya ke Polsek Banjang untuk dilakukan pencarian tersangka.

Saat sang suami sampai dirumah baru diketahui bahwa barang berharga milik korban hilang yaitu 3 buah cicin emas, 2 gelang, 1 buah kalung emas beserta 1 pasang anting emas yang di pakai korban. “Perhiasan korban yang hilang bernilai sekitar Rp 30 juta,” ujarnya.(*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved